"Kita harap APD bagi petugas medis segera diadakan. Kalau tidak, maka petugas medis ini mengancam mogok. Mereka tidak mau konyol," ungkap Dewan Pengawas (Dewas) RSU Bahteramas Abu Hasan, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (20/3).
Ia mengaku saat ini pihaknya kekurangan masker, jas pelindung diri atau hazardous materials suit (hazmat).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanya saja, kalau 13 unit ini tidak cukup karena untuk mengantisipasi pasien makin bertambah maka harus ditambah APD ini," jelasnya.
Pelaksana Tugas Direktur RSU Bahteramas Kendari Sjarif Subijakto mengakui ada tambahan tujuh boks masker N95 dari Dinkes Sultra serta 60 masker kain buatan penjahit.
[Gambas:Video CNN]
"APD yang langka seluruh rumah sakit di Indonesia. Kita ada uang untuk beli tapi barang enggak ada. Sehingga masker kain dibikin," imbuhnya.
Sejauh ini, ada tiga pasien positif dan dua suspect Corona yang diisolasi di RSU ini.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tual, Maluku, Betty Soebadiah menyebut pihaknya kekurangan APD saat ada satu pasien dengan gehala seperti Virus Corona yang diisolasi di Puskesmas Kota Tual.
Sementara, Puskesmas itu minim fasilitas kesehatan seperti Alat Pelindung Diri (APD), ruang isolasi, dan tenaga medis dalam penanganan pasien Corona.
Senada, Ketua Satgas Corona Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) Surabaya Prastuti Asta Wulaningrum mengakui pihaknya kekurangan APD untuk menangani pasien Covid-19.
"Seperti APD selalu habis. Kalau pemerintah bantu APD, ya alhamdulillah," ujarnya di Surabaya, Kamis (20/3) dikutip dari Antara.
"Kami bisa bertahan sampai dua harian untuk penggunaan APD. Sementara untuk pelindung mata, masker N95 cukup untuk tiga hari," ucapnya.
Kelangkaan masker, hand sanitizer terjadi di berbagai daerah akibat panic buying. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra) |
"Upaya pencegahan penyebaran COVID-19 membutuhkan anggaran dan logistik, untuk pengadaan APD, serta penyediaan ruangan isolasi bagi pasien dalam pengawasan (PDP) di rumah sakit," kata dia, yang sudah dinyatakan positif Corona itu.
(pnd/sai/antara/arh)
Kelangkaan masker, hand sanitizer terjadi di berbagai daerah akibat panic buying. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)