Lion Air Belum Pastikan Pilotnya Meninggal Akibat Corona

CNN Indonesia | Senin, 23/03/2020 21:48 WIB
Lion Air belum bisa memastikan pilotnya meninggal karena infeksi corona. Namun, pemeriksaan kesehatan terakhir 4 Maret 2020, pilot itu dinyatakan sehat. Ilustrasi Lion Air. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Maskapai Penerbangan Lion Air membenarkan salah satu pilot bernama Capt. Sutopo Putro meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Tangerang, Banten. Namun mereka belum bisa memastikan penyebab kematian pilot tersebut akibat virus corona.

Berdasarkan informasi dari dokter atau tim medis yang menangani, dinyatakan bahwa pilot Sutopo meninggal dunia pada pukul 17.50 WIB, Minggu (22/3).

"Lion Air menyampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam atas kepergian salah satu penerbang terbaik yakni Capt. Sutopo Putro," ucap Corporate Communication Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (23/3).


Danang tidak bisa memastikan apakah pilot Sutopo meninggal dunia karena infeksi corona atau bukan. Namun, terang dia, berdasarkan pemeriksaan kesehatan terakhir pada 4 Maret 2020, pilot Sutopo dinyatakan sehat dan laik terbang (fit for flight).

"Tidak ada catatan yang menunjukkan penggunaan obat-obat terlarang dan narkoba," ujarnya.

Ia menambahkan pihaknya saat ini sudah menerapkan protokol kesehatan guna mengantisipasi penularan virus Corona (Covid-19). Ada pun protokol itu seperti penyemprotan disinfektan pesawat dan lingkungan kerja, serta pengecekan suhu tubuh karyawan.

"Lion Air Group beserta seluruh karyawan turut berperan aktif dalam tindakan preventif guna mencegah penyebaran Covid-19," katanya.

Sebelumnya, diberitakan sejumlah media nasional, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan salah seorang pilot maskapai di Indonesia meninggal dunia karena terinfeksi virus corona.

Hanya saja, Novie tidak merinci identitas pilot dan rumah sakit yang menanganinya.

[Gambas:Video CNN] (ryn/osc)