Jumisih mengatakan seharusnya para wakil rakyat tidak mementingkan dirinya sendiri. Jumisih mengingatkan bahwa jutaan buruh masih bekerja di tengah ancaman tertular corona tanpa perlindungan kesehatan yang jelas.
Jumisih mengingatkan jutaan buruh yang mayoritas perempuan saat ini masih berdesak-desakan di pabrik melakukan proses produksi. Mereka, kata Jumisih, bekerja tanpa alat pelindung kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mestinya kepentingan buruh padat karya ini jadi prioritas bagi pemerintah dan DPR," tuturnya.
[Gambas:Video CNN]
Menurut dia, seharusnya buruh dan masyarakat tidak mampu yang perlu diprioritaskan. Sebab sebagian besar dari mereka masih bekerja berhimpitan di saat pandemi ini.
"Apalagi pemerintah kan sampai saat ini tidak berani meliburkan seluruh buruh. Malah DPR sudah diperpanjang masa resesnya," ucap Kahar kepada CNNIndonesia.com, Selasa (24/3).
Indra mengatakan tes ini dilakukan atas permintaan para wakil rakyat. Dia mengklaim dana untuk gelaran ini diperoleh dari patungan para anggota DPR RI.
Namun setelah pengumuman tes itu, sejumlah fraksi menyatakan penolakan. Tercatat Fraksi PKS dan Fraksi Partai Demokrat tidak bersedia ikut dan meminta rakyat diprioritaskan. (dhf/ain)