Jokowi Yakin Physical Distancing Jurus Ampuh Tangani Corona

CNN Indonesia | Selasa, 24/03/2020 11:30 WIB
Presiden Jokowi menyebut physical distancing merupakan kebijakan terbaik yang diambil pemerintah saat ini dalam menghadapi virus corona. Presiden Joko Widodo saat meninjau RS darurat virus corona di Wisma Atlet Kemayoran. (Dok. Biro Sekretariat Presiden/Muchlis)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan physical distancing atau jaga jarak selama wabah virus corona (Covid-19) merupakan kebijakan terbaik yang diambil pemerintah saat ini.

"Kalau itu bisa kita lakukan, saya yakin bahwa kita akan bisa mencegah penyebaran Covid-19 ini," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada gubernur dalam menghadapi virus corona, Selasa (24/3).
Jokowi mengaku mengambil kebijakan ini setelah mempelajari kebijakan yang diambil negara lain dalam menghadapi virus corona. Oleh karena itu, pihaknya memilih physical distancing ketimbang lockdown sebuah wilayah.

Namun, kata Jokowi, physical distancing membutuhkan sebuah kedisiplinan dan ketegasan yang kuat. Ia tak mau pasien terkait virus corona yang sedang menjalani isolasi justru keluar rumah.


Selain jaga jarak, Jokowi menyebut perlu dilakukan parsial isolated, yakni mengisolasi sebuah rukun warga (RW) hingga kelurahan. Langkah tersebut juga membutuhkan kedisiplinan

"Kalau ini bisa kita lakukan, saya meyakini bahwa skenario yang telah kita pilih akan memberi hasil yang baik," ujarnya.
Pemerintah telah menetapkan tanggap darurat virus corona sampai 29 Mei 2020. Jokowi juga telah mengimbau masyarakat untuk di keluar rumah. Ia meminta masyarakat belajar, bekerja, dan beribadah di rumah.

Jokowi juga telah memutuskan tak mengambil kebijakan lockdown dalam mencegah penyebaran virus corona semakin meluas.

[Gambas:Video CNN]

Sampai kemarin, jumlah pasien positif virus corona di Indonesia secara kumulatif mencapai 579 orang. Dari jumlah itu, 49 orang meninggal dunia dan 30 pasien dinyatakan sembuh setelah dua kali dilakukan tes. (psp/fra)