472 Positif, 50 Persen Lebih Corona Indonesia Ada di Jakarta

CNN Indonesia | Kamis, 26/03/2020 08:39 WIB
472 Positif, 50 Persen Lebih Corona Indonesia Ada di Jakarta Ilustrasi penanganan pasien virus corona di Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasien positif corona di DKI Jakarta bertambah menjadi 472 kasus, Kamis (26/3). Angka ini lebih dari separuh atau 59,74 persen dari total kasus positif virus corona di Indonesia yakni 790 kasus.

Dilansir dari corona.jakarta.go.id, dari total pasien tersebut, sebanyak 290 orang tengah dirawat. Kemudian ada 27 orang yang sudah dinyatakan sembuh. Angka ini dikutip dari laman tersebut per hari Kamis pukul 07.45 WIB.
Namun demikian, di samping angka kesembuhan tersebut, ada 43 orang yang dinyatakan meninggal. Sementara itu seperti diketahui, secara nasional, kematian akibat virus corona berada di angka 58 orang berdasarkan rilis yang disampaikan Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Corona, Achmad Yurianto, Kamis (25/3).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diketahui telah menerima sebanyak 100 ribu alat rapid test. Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan rapid test tidak akan diberikan secara acak.
472 Positif, Setengah Kasus Corona Indonesia Masih di JakartaFoto: CNN Indonesia/Fajrian

Alat tes itu akan diutamakan bagi para petugas medis yang bersentuhan langsung dengan pasien corona dan bagi orang dalam pemantauan.


Kebijakan lain mencegah penularan virus, Anies juga sudah memperpanjang libur sekolah. Anak-anak mesti dipastikan belajar dari rumah.

[Gambas:Video CNN]

Perpanjangan itu tertuang dalam Surat Edaran nomor 32 /SE/2020 tentang pembelajaran di rumah (home learning) pada masa darurat Covid-19 dan ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI, Nahdiana.

Anies juga membatasi jam operasional sejumlah transportasi publik, seperti Moda Raya Terpadu (MRT), TransJakarta hingga LRT. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga mengimbau agar seluruh warga Jakarta tidak banyak melakukan kegiatan di luar rumah, melainkan menjalankan social distancing untuk menekan angka penyebaran virus Corona. (ctr/ain)