DKI Kerahkan Bus Sekolah Angkut Dokter dan Perawat di Jakarta
CNN Indonesia
Kamis, 26 Mar 2020 15:15 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah unit bus sekolah dan Transjakarta untuk mengantar para tenaga medis, mulai dari dokter, perawat, hingga para volunter yang menangani pasien virus corona (Covid-19).
Kepala Dinas Perhubungan Pemprov DKI Syafrin Liputo mengatakan penyediaan bus khusus untuk yang menangani virus corona ini agar para tenaga medis tak menggunakan transportasi umum.
"Tim medis itu disiapkan alat transportasinya dari rumah ke rumah sakit ataupun sebaliknya agar tidak menggunakan layanan angkutan umum yang dikhawatirkan itu bisa saja berbahaya bagi masyarakat," kata Syafrin melalui sambungan telepon, Kamis (26/3).
Syafrin menyatakan penyediaan bus ini merupakan instruksi Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Sampai hari ini pihaknya sudah mengoperasikan 50 unit bus sekolah dan 15 unit bus Transjakarta.
"Akan mengantarkan dan menjemput para tenaga medis dari rumah sakit ke titik penjemputan dan sebaliknya," ujarnya.
Menurut Syafrin, setiap bus akan disemprotkan diisnfektan usai digunakan untuk mencegah virus corona yang terbawa oleh tenaga medis saat bertugas.
"Jadi setelah digunakan pasti kita akan melakukan pembersihan karena kami ingin menjaga juga awak bus jangan terpapar corona virus ini," tuturnya.
[Gambas:Video CNN]
Pasien positif corona di DKI Jakarta bertambah menjadi 472 kasus, per Kamis (26/3). Angka ini lebih dari separuh atau 59,74 persen dari total 790 kasus positif corona di Indonesia.
Dilansir dari corona.jakarta.go.id,pukul 07.45 WIB, dari total pasien positif sebanyak 290 orang tengah dirawat, 43 meninggal dunia dan 27 orang yang sudah dinyatakan sembuh. (ndn/fra)
Kepala Dinas Perhubungan Pemprov DKI Syafrin Liputo mengatakan penyediaan bus khusus untuk yang menangani virus corona ini agar para tenaga medis tak menggunakan transportasi umum.
Syafrin menyatakan penyediaan bus ini merupakan instruksi Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Sampai hari ini pihaknya sudah mengoperasikan 50 unit bus sekolah dan 15 unit bus Transjakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi setelah digunakan pasti kita akan melakukan pembersihan karena kami ingin menjaga juga awak bus jangan terpapar corona virus ini," tuturnya.
Pasien positif corona di DKI Jakarta bertambah menjadi 472 kasus, per Kamis (26/3). Angka ini lebih dari separuh atau 59,74 persen dari total 790 kasus positif corona di Indonesia.
Dilansir dari corona.jakarta.go.id,pukul 07.45 WIB, dari total pasien positif sebanyak 290 orang tengah dirawat, 43 meninggal dunia dan 27 orang yang sudah dinyatakan sembuh. (ndn/fra)