Lonjakan Kasus Corona RI: dari Dua Positif hingga 893 Kasus

CNN Indonesia | Jumat, 27/03/2020 10:08 WIB
Lonjakan Kasus Corona RI: dari Dua Positif hingga 893 Kasus Ilustrasi pasien positif corona (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah menjadi 893 orang hingga Kamis (26/3). Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 78 orang dan sembuh 35 orang.

Pemerintah awalnya mengumumkan kasus pertama positif covid-19 di Indonesia pada Senin (2/3) lalu. Saat itu, Presiden Joko Widodo mengumumkan dua orang warga Depok, Jawa Barat, positif terinfeksi Covid-19.

Dua kasus itu kemudian disebut sebagai kasus 01 dan kasus 02. Kasus 01 adalah perempuan (31), kontak langsung dengan warga negara Jepang yang ternyata kasus positif ke-24 di Malaysia.

Kasus 02 adalah perempuan (64) yang mengalami kontak langsung dari kasus 01. Dia adalah ibu dari pasien 01 dan tinggal serumah.

Setelahnya, Pemerintah secara berkala memberikan update jumlah orang terinfeksi, sembuh, maupun meninggal. Segala perkembangan dan langkah yang dilakukan pun dipaparkan.


Achmad Yurianto, yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, ditunjuk sebagai juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona.

Setelah dua kasus positif awal, pada Jumat (6/3), Yurianto menyebut ada tambahan dua kasus baru positif covid-19 yang ditemukan. Dua kasus itu kemudian disebut dengan kasus 03 dan kasus 04. Dua kasus baru itu merupakan hasil kontak tracing dari kasus 01.

Lalu, pada Minggu (8/3),Yurianto kembali mengumumkan tambahan dua kasus baru. Tambahan itu disebut dengan kasus 05 dan kasus 06. Kasus 05 merupakan hasil tracing dari kasus 01, dan kasus 06 adalah imported case, yakni Anak Buah Kapal (ABK) dari Kapal Diamond Princess.
Pasien 01, 02 dan 03 telah dinyatakan sembuh dari virus corona usai diisolasi di RSIP Sulianti Saroso, Jakarta .Pasien 01, 02 dan 03 telah dinyatakan sembuh dari virus corona usai diisolasi di RSIP Sulianti Saroso, Jakarta (ANTARA FOTO/Humas Kementerian Kesehatan)

Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah pada Senin (9/3). Yurianto mengungkapkan terdapat 13 pasien baru positif virus corona, sehingga total kasus positif menjadi 19 orang. Pemerintah kemudian menyebut kasus baru itu sebagai kasus 07 hingga kasus 19.

Kasus positif covid-19 terus bertambah. Pada Selasa (10/3), ada tambahan 8 kasus terkonfirmasi positif, sehingga total ada 27 pasien yang terinfeksi virus ini. Kasus baru yang ditemukan merupakan hasil kontak tracing dari pasien 01 corona dan beberapa kasus imported case.

Kemudian pada Rabu (11/3), ditemukan 7 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga total pasien terinfeksi virus ini menjadi 34 orang.

"Semua kasus (baru) adalah imported case," kata Yurianto, Rabu (11/3).

Pasien positif covid-19 diumumkan bertambah 35 kasus pada Jumat (13/3). Sehingga total pasien positif menjadi 69 orang. Pasien positif kemudian bertambah 27 kasus pada Sabtu (14/3), sehingga total kasus baru menjadi 96. 

Dari 96 kasus tersebut, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pun dinyatakan positif covid-19 dengan nomor 76. Budi kemudian dirawat di RSPAD Gatot Subroto.

Yurianto kembali mengumumkan tambahan 21 kasus positif covid-19 pada Minggu (15/3), sehingga total kasus positif menjadi 117. 

"Dimana 19 kasus (tambahan) berada di Jakarta dan 2 orang di Jawa Tengah," kata Yurianto, Minggu (15/3).

Jumlah pasien positif terjangkit virus corona di Indonesia bertambah menjadi 134 orang per Senin (16/3). Ada penambahan 17 kasus baru. PasienpositifCovid-19 di Indonesia kemudian bertambah menjadi 172 orang per Selasa (17/3).
[Gambas:Video CNN]

Saat itu, Yurianto mengatakan akan ada penambahan pasien positif corona yang cukup signifikan. Hal ini terjadi karena kontak tracing (pelacakan) yang aktif dilakukan oleh pemerintah kepada orang-orang yang pernah berkontak dengan pasien positif corona.

Lalu, Pemerintah kembali mengumumkan kasus positif covid-19 per Rabu (18/3) telah mencapai 227 orang.

"Pada periode 17 Maret pukul 12.00 WIB sampai 18 Maret pukul 12.00 WIB ada penambahan kasus 55 kasus positif," kata Yurianto, Rabu (18/3).

Jumlah pasien positif virus corona, per Kamis (19/3), bertambah menjadi 309 orang, dan kembali bertambah menjadi 369 orang per Jumat (20/3). Jumlah pasien positif terinfeksi covid-19 bertambah menjadi 450 orang pada Sabtu (21/3)

"Ada penambahan kasus baru sebanyak 81 orang. sehingga total kasus adalah 450 orang," kata Yurianto.

Jumlah pasien positif terinfeksi Covid-19 kembali bertambah pada Minggu (22/3). Ada penambahan 64 orang, sehingga total pasien corona menjadi 514 orang yang dinyatakan positif terjangkit virus tersebut.
"Jumlah kasus bertambah 65 dari data kemarin. Sehingga total kasus hari ini menjadi 579 orang," kata Yurianto pada Senin (23/3).

Pemerintah mengumumkan, pada Selasa (24/3), jumlah pasien positif terinfeksi covid-19 bertambah menjadi 686 orang. Bertambah menjadi 790 orang pada Rabu (25/3), dan menjadi 893 orang pada Kamis (26/3).

"Ada penambahan kasus konfirmasi positif 103 orang. Sehingga jumlah total menjadi 893," kata Yurianto, Kamis (26/3).

Selain menyiapkan rumah sakit rujukan untuk merawat dan mengisolasi pasien corona. Pemerintah pun sudah menjadikan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, sebagai rumah sakit darurat untuk menangani pasien covid-19. RS darurat tersebut telah beroperasi sejak Senin (23/3) lalu.

"Keberadaan rumah sakit Wisma Atlet ini sebenarnya ditujukan adalah sebagai barrier awal sebelum atau barier awal untuk mengurangi beban rumah sakit rujukan yang kita ketahui bersama, ada rumah sakit sulianti satoso, ada rumah sakit persahabatan dan sebagainya," kata Yurianto
(yoa/bmw)