Sulsel Gunakan Antivirus saat Flu Burung ke Pasien Covid-19

CNN Indonesia | Jumat, 27/03/2020 08:40 WIB
Sulsel Gunakan Antivirus saat Flu Burung ke Pasien Covid-19 Ilustrasi penanganan pasien virus corona. (ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Selatan mendatangkan Obat Antivirus Tamiflu untuk membantu penanganan medis sejumlah pasien positif corona. Tamiflu merupakan antivirus yang digunakan saat wabah virus flu burung.

Juru bicara gugus tugas covid-19 Sulsel, dr Ichsan Mustari mengatakan antivirus tersebut sudah tiba di Sulsel. Ichsan mengakui obat ini akan digunakan untuk merawat pasien-pasien positif covid-19.

"Tamiflu yang pernah digunakan saat kasus flu burung. Akan dibagikan ke sejumlah rumah sakit," kata dr Ichsan saat dikonfirmasi, Kamis (26/3).


Dia menjelaskan, Tamiflu adalah obat antivirus. Artinya, bisa saja digunakan untuk penderita covid-19 karena penyebab flu burung dan covid-19 sama-sama adalah virus.
Adapun soal progres penanganan covid-19, Ichsan mengungkapkan, saat ini jumlah pasien bertambah 14 sehingga totalnya kini jadi 27 orang positif. Sementara itu orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 202, dan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 81 orang.

Pertambahan pasien positif ini, kata dia, hasil pemeriksaan laboratorium di Makassar. Ichsan mengakui sangat mungkin angka ini bertambah dengan cepat karena pemeriksaan spesimen sudah bisa dilakukan di Makassar, tidak lagi antri di laboratorium Kemenkes.

Seperti diketahui, ada tiga laboratorium di Makassar yang mendapat rekomendasi untuk lakukan pemeriksaan: laboratorium Unhas, Laboratorium RSUP Wahidin Sudirohusodo dan laboratorium BBLK (Balai Besar Laboratorium Kesehatan) Makassar.
Sulsel Gunakan Antivirus Flu Burung untuk Pasien Covid-19Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, seperti diketahui, Presiden RI Joko Widodo mengaku juga telah memesan jutaan obat yang disebut ampuh untuk mengatasi virus corona, yaitu Avigan dan Chloroquine ke Indonesia.

"Mengenai antivirus belum ditemukan. Dan ini yang saya sampaikan tadi adalah obat. Obat ini sudah dicoba 1,2, 3 negara dan beri kesembuhan," ujarnya, dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (20/3).

Pihaknya saat ini sudah mendatangkan 5.000 avigan tablet ke Indonesia.

"Dan dalam proses 2 juta (avigan tablet)," imbuhnya.
(svh/ain)