Kemenkumham: Video Tim Medis China di Bandara Soetta Hoaks

CNN Indonesia | Jumat, 27/03/2020 15:06 WIB
Kemenkumham: Video Tim Medis China di Bandara Soetta Hoaks Ilustrasi Bandara Soetta (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) membantah kabar bahwa ada tim medis khusus corona yang merupakan warga negara China tiba di Indonesia pada Kamis (26/3). Video tersebut sudah tersebar di jejaring pesan singkat.

"Video tersebut tidak benar bila mengatakan adanya tim medical dari Warga Negara RRT [Republik Rakyat Tiongkok] datang ke Indonesia. Melainkan, Warga Negara RRT itu mau pulang ke negaranya," kata Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Achmad Nur Saleh kepada wartawan, Jum'at (27/3).

Achmad mengungkapkan mereka memang warga negara China yang hendak pulang ke negara asal melalui pesawat carteran. Dalam video tersebut, terang dia, memperlihatkan area keberangkatan, bukan kedatangan.


"Warga Negara RRT tersebut dievakuasi kembali ke negaranya menggunakan pesawat carteran Cambodia Airlines (KR3708)," terang dia.

Achmad menambahkan orang yang terdaftar dalam manifestasi penerbangan pesawat carteran itu sebanyak tujuh orang. Terdiri dari 1 WNI dan 6 WNA (1 Korea Selatan, 3 Kamboja dan 2 Filipina).

"Jumlah penumpang sebanyak 126 Warga Negara RRT," tandasnya.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, video yang memperlihatkan sejumlah WN China memadati Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta beredar di grup pesan singkat.

Dalam video berdurasi 14 detik yang diterima CNNIndonesia.com, terlihat sejumlah WN China mengenakan alat pelindung diri (APD) berwarna putih dan masker sedang mengantre. Seorang pria yang mengambil gambar seperti menarasikan situasi yang tengah terjadi ketika itu.

Pemerintah Indonesia pun telah menutup pintu bagi pemegang paspor China yang ingin masuk wilayah Indonesia. Larangan berlaku sejak virus corona mulai mewabah di Indonesia.

Virus corona sendiri sejauh ini telah menginfeksi 893 orang di Indonesia hingga Kamis (26/3). Sebanyak 78 orang di antaranya meninggal dunia dan 35 orang dinyatakan sembuh.

(ryn/bmw)