Polda Metro Jaya Tegaskan Belum Ada Penutupan Jalan di DKI

CNN Indonesia | Senin, 30/03/2020 08:37 WIB
Polda Metro Jaya Tegaskan Belum Ada Penutupan Jalan di DKI Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (CNN Indonesia/ Patricia Diah Ayu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polda Metro Jaya memastikan tidak ada penutupan akses di sejumlah ruas jalan DKI Jakarta, Senin (30/3).

"Kami tegaskan bahwa tidak ada penutupan jalan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin (30/3).

Ia memastikan bahwa informasi yang beredar di media sosial ihwal penutupan jalur tersebut merupakan hoaks atau berita bohong.


Yusri menjelaskan bahwa pihak kepolisian hanya akan melakukan latihan simulasi pengamanan dalam menghadapi penyebaran covid-19 di wilayah hukum Polda Metro Jaya. 

"Masyarakat tidak perlu khawatir dan cemas," tambah dia.
Bantahan akan informasi yang beredar itu juga dikabarkan pihak kepolisian melalui akun twitter resmi, @TMCPoldaMetro. Dalam unggahannya, akun tersebut seluruh jalur akan berlangsung normal tanpa ada penutupan jalan.

"Jalanan normal seperti biasa, baik Tol ataupun jalur arteri," tulis akun tersebut.




Akun tersebut pun membagikan informasi mengenai penutupan jalur tol dari arah sejumlah kota penopang seperti Tanggerang, Depok, Bogor, Bekasi menuju ibu kota yang telah dilabeli kategori hoax atau berita bohong.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memerintahkan seluruh Kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk membuat rencana pengamanan terkait penutupan jalan keluar-masuk Jakarta di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Perintah itu tertuang dalam surat telegram nomor STR/414/III/OPS.2./2020 yang ditandatangani oleh Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Marsudianto.

Dalam surat telegram itu, Kapolda Metro Jaya meminta seluruh Kepala Bagian Operasional Polres untuk menyiapkan data terkait rencana pengamanan untuk penutupan jalan keluar-masuk Jakarta.

Yusri mengatakan perintah terkait rekayasa lalu lintas itu bertujuan untuk memetakan situasi keramaian lalu lintas di masing-masing wilayah. Tujuannya, kata Yusri, untuk persiapan pengerahan personel pengamanan.


[Gambas:Video CNN]


(mjs/ugo)