"Deteksi dini per 29 maret, kemudian yang masuk ke Wonogiri sudah menyentuh di angka 25.745 orang," kata Joko saat wawancara dengan CNN Indonesia TV, Senin (30/3) malam.
Berdasarkan pemantauan awal, Joko menuturkan ada 48 perantau yang menunjukkan gejala klinis berupa pilek, batuk dan demam. Jumlah ini mengalami peningkatan dari yang semula pada tanggal 27 Maret 2020 terdapat 46 perantau yang mengalami gejala klinis tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengklaim para ODP tersebut dapat termonitor dengan baik dan berada dalam pengawasan tim para medis di tingkat puskesmas.
Ia menambahkan, pencegahan berbasis fungsi kultural bisa membangun relasi sosial yang akan berdampak kepada kepedulian untuk bersama-sama melawan virus corona (Covid-19).
"Bahasa sederhana kami adalah memitigasi pribadi, memitigasi keluarga, mengisolasi pribadi dan keluarga adalah suatu upaya yang sangat strategis dan efektif untuk kami bisa meminimalisir infeksi virus corona," tuturnya.
Jumlah pasien positif corona (Covid-19) di Indonesia per Senin (30/3) berada di angka 1.414 kasus. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 122 orang, dengan jumlah yang sembuh 75 orang.
"Penambahan konfirmasi kasus positif mencapai 129 orang, sehingga total kasus 1.414," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan persnya, di gedung BNPB, Jakarta, Senin (30/3).