7 Polisi Sekolah Perwira Positif Corona Dirawat di RS Polri

CNN Indonesia | Selasa, 31/03/2020 17:46 WIB
Polri mengonfirmasi tujuh siswa Stukpa Lemdikpol positif virus corona dan kini diisolasi di RS Kramat Jati. Sementara siswa lainnya menjalani isolasi mandiri. Rumah Sakit Polri, Jakarta. (CNN Indonesia/Galih Gumelar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mabes Polri membenarkan tujuh orang anggota polisi berstatus siswa di Sekolah Pembentukan Perwira (Stukpa) Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol) positif virus corona (covid-19) usai menjalani rapid test di wilayah Sukabumi.

"Jadi kami menemukan 7 siswa, yang positif corona," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono melalui keterangan resmi, Selasa (31/3).


Sebagai informasi, jika seseorang ditetapkan positif dalam rapid test yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, maka untuk orang tersebut harus melanjutkan pemeriksaan dengan pengecekan menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR).


Hal tersebut dilakukan guna mengonfirmasi secara pasti kondisi pasien tersebut positif terjangkit atau tidak.

Argo menjelaskan saat ini tujuh siswa tersebut sedang menjalani masa isolasi dan juga perawatan di RS Polri Kramat Jati.

Sementara itu, kata Argo, siswa-siswa lain yang juga mengikuti pelatihan bersama ketujuh siswa positif covid-19 itu akan menjalani masa isolasi mandiri selama 14 hari untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19.

"Sedangkan siswa-siswa yang kembali ke Polda masing-masing semua kita lakukan isolasi selama 14 hari," jelas Argo.

7 Polisi di Sekolah Perwira Positif Corona Dirawat RS PolriInsert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian)


Hasil tes cepat virus corona (rapid test) yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka peta baru persebaran Covid-19 di Jabar. Fakta baru terungkap bahwa Kota Sukabumi jadi wilayah paling banyak ditemukan positif corona hasil rapid test.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Senin (30/3) kemarin. Dia mengatakan ada sekitar 300 orang terdeteksi positif virus Corona setelah hasil rapid test atau tes cepat yang digelar sejumlah daerah di Jawa Barat, pada akhir pekan lalu.

"Di luar dugaan untuk tes di kota Sukabumi. Terjadi hasil tes yang paling besar dari seluruh kota/kabupaten di Jawa Barat," ucap mantan wali kota Bandung itu.

Meski tak merinci angka kasus orang terdeteksi positif tersebut, pihaknya memerintahkan kepada wali kota Sukabumi untuk melakukan tes tahap kedua dan memberlakukan karantina wilayah secara parsial.


[Gambas:Video CNN] (mjo/pmg)