Jenazah Corona Kerap Ditolak Warga, Medan Siapkan TPU Khusus

CNN Indonesia | Selasa, 31/03/2020 16:49 WIB
Pemkot Medan menyiapkan lahan khusus untuk menguburkan jenazah positif virus corona karena kerap mendapat penolakan warga. Ilustrasi pemakaman pasien corona. (Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemkot Medan, Sumatra Utara menyiapkan lahan permakaman khusus bagi korban meninggal akibat virus corona (Covid-19).

"Karena selama ini ada hambatan seperti penolakan warga. Makanya kita siapkan tempat penguburan khusus, tim penanganan yang khusus serta alat penguburan yang khusus," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi, Selasa (31/3).
Menurut Edwin, melalui upaya itu tentunya proses penguburan jenazah positif Covid-19 tidak akan menjadi masalah di lingkungan masyarakat.

"Kita siapkan terlebih dahulu pengamanan dari rumah sakit. Jenazah sudah dibungkus plastik kedap dan peti yang dikunci sehingga tidak akan menularkan lagi," jelasnya.


Namun demikian, terkait dengan lokasi lahan penguburan yang telah disiapkan tersebut, Edwin belum menyebutkannya secara rinci.

"Nantilah kita informasikan. Yang pasti sudah kita siapkan," ujar Edwin.

[Gambas:Video CNN]
Jenazah Corona Kerap Ditolak Warga, Medan Siapkan TPU KhususFoto: CNN Indonesia/Fajrian

Edwin mengimbau masyarakat agar tidak lagi cemas dan ragu, apalagi khawatir. Dia menekankan proses penguburan jenazah akan cepat sebelum empat jam. Ditambah lagi dengan tim pengubur yang betul bisa bekerja maksimal.

Kondisi saat ini di Medan, lanjut dia, orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 495 orang, pasiend dalam pengawasan (PDP) sebanyak 58 orang, dan positif corona sebanyak 5 orang. Sementara itu pasien meninggal positif sebanyak 1 orang dan meninggal PDP sebanyak 3 orang.

"Prinsipnya jangan cemas, ragu dan panik. Yang penting tetap di rumah, jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Karena kalau yang lainnya seperti hand sanitizer itu hanyalah pendukung," terangnya.

(fnr/ain)