Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan tes bakal dilaksanakan secara bergelombang. Dalam satu hari, akan ada 300 orang yang dites.
"Selama dua hari mungkin ada sekitar 600-an. Dilanjutkan lagi nanti Minggu depan, harinya ini yang belum kita tentukan," kata Ema dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4/).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemkot Bandung akan terus berupaya agar pemeriksaan berjalan maksimal. Sebab, Pemkot Bandung hanya mendapatkan bantuan sebanyak 2.000 alat rapid test. Mereka yang sudah terdata harus dites, " ujarnya.
"Karena kita butuh ruang yang luas, tidak menimbulkan hiruk pikuk atau memancing kerumunan, Pemkot Bandung memilih Stadion GBLA untuk pelaksanaan tes," ucapnya.
Rapid test merupakan salah satu langkah mendeteksi virus corona dengan waktu yang tergolong cepat. Meski akurasinya kurang, namun setidaknya rapid test bisa mendeteksi seseorang yang sudah positif terinfeksi corona.
Sebelumnya, Pemprov Jawa Barat juga telah melakukan rapid test. Hasilnya ada 409 orang dinyatakan positif.
Hingga Rabu (1/4), telah ada 198 orang di Jawa Barat yang positif terinfeksi virus corona. Sementara di lingkup nasional ada 1.677 orang dengan 157 di antaranya meninggal dunia dan 103 dinyatakan sembuh.