Anies Minta Dukungan Pusat untuk Percepat Test Covid-19

CNN Indonesia | Kamis, 02/04/2020 21:19 WIB
Anies Minta Dukungan Pusat untuk Percepat Test Covid-19 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta dukungan dari pemerintah pusat terkait dengan kebutuhan DKI Jakarta untuk mempercepat pemeriksaan pasien yang diduga terpapar virus corona (Covid-19).

Hal ini disampaikan Anies kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat melakukan rapat teleconference, Kamis (2/4).

"Perlu sekali di Jakarta ini adalah dukungan untuk kecepatan melakukan testing, supaya kita bisa mendeteksi lebih awal orang-orang yang terpapar," kata Anies


Menurut dia, selama ini tidak sedikit kasus positif Covid-19 di Jakarta yang terlambat diketahui, sehingga penanganannya pun terlambat dan menimbulkan risiko yang fatal.

"Atau kita terlambat mendeteksi, sehingga dia sudah menularkan kepada yang lain. Jadi terkait dengan itu ada dukungan untuk bisa meningkatkan kemampuan testing," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga meminta Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto segera menetapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di ibu kota.

Dasar permintaan itu karena situasi corona di Jakarta mengkhawatirkan. Anies mengatakan case fatality rate atau tingkat kematian pasien corona di DKI mencapai 10 persen atau dua kali lipat dari rata-rata angka kematian global.

[Gambas:Video CNN]
Data Pemprov DKI per 2 April, jumlah pasien positif Covid-19 di DKI sebanyak 855 kasus. Dari jumlah itu 90 orang meninggal dunia dan 53 orang dinyatakan sembuh.

Berdasarkan rasio perbandingan jumlah pasien positif dan jumlah korban meninggal, case fatality di DKI Jakarta mencapai 10 persen.

"10 persen ini lebih dari dua kali lipat dibandingkan angka rata-rata global," kata Anies. (yoa/wis)