1 Orang Positif Corona, Pasar Kapasan Surabaya Tutup 2 Pekan

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 04/04/2020 11:18 WIB
1 Orang Positif Corona, Pasar Kapasan Surabaya Tutup 2 Pekan Penyemprotan disinfektan di Pasar Kapasan pada Jumat malam. (Dok. PD Pasar Surya)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu pusat grosir terbesar di Kota Surabaya, Pasar Kapasan terpaksa harus ditutup hingga dua pekan ke depan. Hal itu lantaran salah satu orang yang beraktifitas di pasar tersebut terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19).

Humas PD Pasar Surya, Surabaya, Zaini menyebutkan penutupan tersebut akan resmi dilakukan pihaknya pada Minggu (5/4). Sekitar 2000 pedagang pun terancam tak bisa berjualan di lapaknya.

"Mulai besok [Minggu] Pasar Kapasan ditutup sampai dua pekan ke depan," kata Zaini saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Jumat (3/4).


Pasien yang terinfeksi tersebut, kata Zaini, adalah salah satu orang yang sehari-harinya beraktifitas di Pasar Kapasan. 

"Kita belum tahu tentang itu, kita juga gak tahu itu pedagang atau pengunjung, yang pasti bahwa ada orang di dalam pasar yang terindikasi positif covid-19," kata Zaini.

Menurut Zaini, orang itu sudah lima hari dirawat di rumah sakit, dan baru pada Jumat dinyatakan positif terinfeksi covid-19.

[Gambas:Video CNN]

"Sejak lima hari lalu kan sudah dibawa ke rumah sakit terus ketahuan positif. Sejak 5 hari itu sudah enggak di pasar," ujar dia.

Sabtu (4/3), kata Zaini, adalah hari terakhir pedagang bisa masuk ke area pasar untuk mengemasi barang dagangannya. Pada Jumat malam, seluruh area pasar pun disterilkan dan disemprot cairan disinfektan.

"Jadi masih ada toleransi sampai besok bagi para pedagang, baru tutup total hari minggu," katanya.

Meski demikian, jika ditengah kurun waktu selama dua pekan tersebut pedagang ingin masuk ke pasar untuk mengambil barang, pihak pengelola pun tetap memperbolehkannya, namun ada screening ketat.

"Misalnya ada pedagang yang mau ambil daganganya ke toko ya tetap diperbolehkan, tetapi tidak semua akses pintu masuk dibuka, hanya ada satu atau dua pintu masuk tapi itu dengan screening yang kuwetat," kata dia.

Pedagang pun kata Zaini dianjurkan untuk sementara waktu menjual barang dagangannya secara daring. Maka itu ia tetap memperbolehkan jika ada pedagang yang mengambil barangnya.

"Pedagang bisa mengemasi barang daganganya barangkali bisa dijual secara online," kata dia.

Zaini mengatakan, di Pasar Kapasan setidaknya ada 2.000 pedagang, mereka dipastikan bakal terdampak penutupan ini. Namun demikian, PD Pasar Surya mengaku belum mempertimbangkan apakah nantinya ada kompensasi akibat penutupan ini.

"2.000-an [pedagang] ada lah. Belom ada keputusan itu, misalkan peringanan pembayaran iuran. Sementara yang kita fokuskan ke penutupan dulu," ujarnya. (frd/stu)