Pemakaman DKI Maret 2020 Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir

CNN Indonesia | Sabtu, 04/04/2020 17:59 WIB
Pemakaman DKI Maret 2020 Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir Ilustrasi pemakaman. (CNN Indonesia / Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Angka pemakaman DKI Jakarta pada Maret 2020 merupakan yang tertinggi selama 10 tahun terakhir. Mengutip situs resmi Pertamanan Hutan Kota Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, data pada Maret 2020 mencapai 4.377 pemakaman.

Angka ini meningkat jauh dari bulan sebelumnya, Februari 2020 sebanyak 2.539 pemakaman. Dan pada Januari 2020 data cukup tinggi mencapai 3.139 orang.

Grafis data pemakaman dalam 10 tahun terakhir turun naik. Namun angkanya tak pernah melampaui 4 ribu.


Data paling tinggi sebelum Maret 2020 didapati pada Maret 2016 sebanyak 3.404 pemakaman. Kemudian disusul Maret 2019 sebanyak 3.156 pemakaman dan April 2018 sebanyak 3.143 pemakaman.

Angka terendah didapati pada Desember 2011, sebanyak 1.973 pemakaman. Disusul Februari 2011 sebanyak 2.153 pemakaman dan November 2012 sebanyak 2.165 pemakaman.

Tidak ada pernyataan langsung dari Pemrpov DKI yang mengaitkan peningkatan pemakaman ini dengan pandemi corona.

Jakarta sendiri merupakan sumber penyebaran wabah Covid-19 atau virus corona di Indonesia. Penyakit corona pertama kali menyebar di DKI Jakarta pada awal Maret 2020.

Semenjak itu angka corona terus bertambah dan menyebar. Kasus positif di DKI Jakarta mencapai 1.071 orang, 98 meninggal dunia dan 58 dinyatakan sembuh.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tingkat kematian (case fatality) akibat corona di Jakarta mencapai 10 persen merujuk data 2 April.

Data per 2 April, ada 855 kasus positif corona di Jakarta, 90 orang di antaranya meninggal dunia.

Tingkat kematian itu disebut Anies sangat mengkhawatirkan karena lebih tinggi dari rata-rata tingkat kematian global.

"Jadi kalau kita lihat begitu, angka global 4,4 persen. Jakarta angkanya 10 persen case fatality-nya. Ini Sangat mengkhawatirkan," kata Anies saat melakukan rapat online dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

[Gambas:Video CNN]
Anies menjelaskan angka 10 persen di Jakarta berdasarkan data 2 April, sama dengan dua kali lipat angka case fatality di tingkat dunia yang rata-rata tidak sampai 5 persen. Ditambah lagi jumlah pasien yang dimakamkan dengan prosedur Covid-19, menurut Anies, cukup tinggi.

"Apalagi kalau kita melakukan monitoring di Dinas Pertamanan kemarin itu jumlah yang meninggal dan dimakamkan dengan cara Covid ada 401 kasus," jelas Anies.

Dinas Pertamanan Hutan Kota Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memberi penjelasan dalam data pemakaman yang melonjak pada Maret 2020. (fey/wis)