Umat Katolik Awali Pekan Suci lewat Video Streaming

CNN Indonesia | Minggu, 05/04/2020 14:11 WIB
Umat Katolik Awali Pekan Suci lewat Video Streaming Suasana ibadah Misa di Gereja Santa Maria Regina - Paroki Bintaro Jaya, Tangerang, Banten. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta, CNN Indonesia -- Umat Katolik di Indonesia mengawali Pekan Suci dengan perayaan Minggu Palma melalui video streaming. Di Papua, umat Paroki Santo Stefanus menjalani misa Minggu Palma di rumah.

Pastor Paroki Santo Stefanus Sempan Maximilianus Dora OFM mengatakan sudah dua pekan umat Katolik setempat mengikuti ibadah melalui video streaming. Ini dilakukan untuk mendukung pembatasan sosial skala besar yang akan diterapkan pemerintah dalam mengatasi penyebaran virus corona baru.

"Perayaan Minggu Palma di tahun 2020 menjadi suatu sejarah di mana umat tidak bisa mengikuti perayaan misa di gereja karena ancaman virus corona yang sangat mematikan saat ini, kata Maximilianus seperti dikutip Antara, Minggu (5/4).
Misa Minggu Palma merupakan awal Pekan Suci Umat Katolik dalam masa Paskah. Nantinya, misa Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Sepi dan Minggu Paskah akan dilakukan secara online.


Rangkaian ibadat Pekan Suci Paskah, meliputi Misa Minggu Palma mengenang Yesus disambut umat memasuki Kota Yerusalem, Kamis Putih memperingati Yesus bersama para rasul melakukan perjamuan malam terakhir sebelum disalib, Jumat Agung merenungkan kematian Yesus melalui jalan penyaliban, dan Minggu Paskah untuk merayakan kebangkitan Yesus dari kematian yang dipercaya umat Kristiani sebagai jalan penebusan manusia dari dosa.

Kata Maximilianus, misa dengan video streaming tidak mengurangi hakikat umat mengikutinya dari rumah masing-masing melalui fasilitas teknologi yang tersedia.

Misa Minggu Palma di Paroki Santo Stefanus dimulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIT. Maximilianus mengajak umat Katolik setempat terus berdoa guna memohon keselamatan bagi semua orang dari penularan Covid-19.

Ia mengatakan upaya pencegahan dari penularan Covid-19 juga harus dilakukan setiap pribadi, keluarga, dan komunitas dengan menerapkan pembatasan sosial dan fisik, melakukan isolasi dan karantina mandiri di rumah, hidup bersih dengan rajin mencuci tangan, dan berbagai ajakan positif lainnya.

Langkah melakukan misa secara online juga berlangsung di Gereja Katedral Tiga Raja Timika. Perayaan misa Minggu Palma yang dipimpin Pastor Oktovianus Pr dan Pastor Tanto Pr.

Di Semarang, Uskup Agung Semarang Monsinyur Robertus Rubiyatmoko dalam pesannya dalam misa Minggu Palma mengajak umat untuk meneladani peranan tenaga medis di garis terdepan dalam penanganan pasien virus corona.

"Contoh yang paling konkret adalah teman-teman kita, saudara-saudara kita, tenaga medis, meskipun memiliki atau menghadapi risiko yang sangat tinggi untuk keselamatan diri dan keluarganya, tetap berani dan mau bekerja melayani para pasien," katanya.

[Gambas:Video CNN]


Ruby menyebut pandemi COVID-19 membuat banyak orang mengalami kesusahan, antara lain karena sakit dan masalah ekonomi, sehingga dibutuhkan solidaritas umat untuk berkorban bagi kepentingan orang lain.

Ia memuji orang-orang yang dalam keadaan pandemi saat ini, dengan berani dan menerapkan ketentuan, tetap memberikan pelayanan terbaik kepada publik.

Umat Katolik di paroki-paroki di Keuskupan Agung Semarang yang wilayah kegembalaannya meliputi sebagian Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu, juga mulai membuat lumbung pangan untuk bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

"Di antara kita pun, umat paroki di KAS khususnya, mulai bergerak untuk menciptakan lumbung-lumbung pangan, mengumpulkan pangan di lingkungan masing-masing, di tempat masing-masing, disediakan bagi mereka yang nanti membutuhkannya," katanya.

Ia mengemukakan berbagai terobosan secara nyata dilakukan umat untuk mewujudkan solidaritas kepada sesama yang mengalami kesulitan akibat pandemi COVID-19.

Solidaritas umat itu, ujarnya, sebagai imbangan atas kepedulian Allah kepada manusia.
(Antara/ugo)