Corona, Kemenag Imbau Umat Nasrani Ibadah Paskah di Rumah

CNN Indonesia | Senin, 06/04/2020 04:38 WIB
Kementerian Agama mengimbau umat Nasrani untuk beribadah Paskah di rumah di tengah situasi pandemi virus corona. Ilustrasi misa malam Paskah. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di tengah wabah virus corona yang juga terjadi di Indonesia, Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Kristen Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau umat Kristiani untuk melakukan ibadah Paskah di rumah.

"Untuk Perayaan Paskah, Ditjen Bimas Kristen mengimbau kepada Pimpinan Gereja agar dilaksanakan di rumah masing-masing," kata Direktur Urusan Agama Kristen, Janus Pangaribuan di Jakarta, Minggu (5/4).


Sebelum merayakan Minggu Paskah, umat Kristiani akan melewati prosesi perayaan Jumat Agung, yakni ibadah mengenang kematian Isa Almasih di kayu salib. Karena situasi yang tidak memungkinkan saat ini, Janus turut meminta agar ibadah itu bisa digelar di rumah.


Selanjutnya, Kemenag meminta prosesi perjamuan kudus yang biasa digelar saat ibadah Minggu Paskah juga dilakukan di rumah masing-masing jemaat.

[Gambas:Video CNN]

Prosesi perjamuan kudus ialah bentuk penghayatan umat Kristiani untuk mengenang wafatnya Isa Almasih di kayu salib. Oleh karenanya prosesi ini berpotensi menghimpun kerumunan orang.

"Kami mendorong agar Perjamuan Kudus digelar di rumah, sesuai dengan tata gereja masing-masing," lanjutnya.
Corona, Kemenag Imbau Umat Nasrani Ibadah Paskah di Rumah(CNN Indonesia/Fajrian)
Data dari Kementerian Kesehatan per 4 April 2020 pukul 15.45 WIB, jumlah kasus positif di Indonesia berjumlah 2.092 orang, 191 orang meninggal dunia, dan 150 orang dinyatakan sembuh. (nad/ayp)