Ingin Objektif, Hatta Ali Tak Gunakan Hak Pilih Ketua MA

CNN Indonesia | Senin, 06/04/2020 12:00 WIB
Ketua MA Hatta Ali tak menggunakan hak pilih penggantinya karena tak lama lagi masuk usia pensiun dan tetap ingin bersikap objektif. Ketua MA Hatta Ali tak gunakan haknya untuk memilih suksesor. (CNN Indonesia/Kustin Ayuwuragil)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali tak menggunakan hak pilihnya dalam sidang paripurna khusus pemilihan pimpinan lembaga peradilan itu karena ingin bersikap objektif.

Saat ini, proses pemilihan Ketua MA masih berlangsung di ruang Prof. Kusumaatmaja, Gedung Mahkamah Agung.

"Maaf ketua panitia dan seluruh peserta, pada kesempatan ini, saya tidak menggunakan hak pilih saya," kata Hatta, Senin (6/4).


Hatta mengungkapkan alasannya tak menggunakan hak pilih karena ia akan memasuki masa pensiun per tanggal 1 Mei 2020. Ia juga ingin bersikap objektif dalam proses pemilihan ketua MA kali ini.

Ia menambahkan dirinya mendukung seluruh calon yang terpilih. Menurut dia, semua hakim agung memiliki kualitas yang sama untuk menjadi ketua MA.

[Gambas:Video CNN]
"Dengan meminta maaf kepada seluruh peserta sidang dan ketua panitia beserta anggotanya untuk saya dicoret untuk tidak melaksanakan hak pilih, untuk itu, dipersilakan selanjutnya," kata Hatta.

Dalam proses pemilihan ini, 47 hakim agung yang memiliki hak pilih telah hadir di ruang sidang. Sesuai ketentuan pasal 9 ayat 1 Peraturan Tata Tertib Pemilihan Ketua MA yang menyatakan bahwa pemilihan ketua MA dinyatakan sah apabila dihadiri paling sedikit 2/3 dari jumlah hakim agung pada MA.

"Maka dengan jumlah kehadiran tersebut, sidang paripurna khusus MA, dengan agenda pemilihan ketua MA telah memenuhi kuorum," tandasnya.

(dmi/arh)