"Untuk perkembangan rapid test per Hari Sabtu tanggal 4 April 2020, total yang sudah rapid test sebanyak 2.747 orang," ujar dia lewat keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, hasil pelaksanaan rapid test di Labkesda, jumlah positif Covid-19 sebanyak 13 orang dari 210 yang menjalani rapid test. Di Puskesmas, pasien positif lewat rapid test mencapai 46 orang dari 1.487 yang telah menjalani tes.
Namun demikian, Idris menuturkan hasil rapid test itu masih harus dipastikan lewat cek swab dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Rencananya, tes itu akan dilakukan, Senin (6/4), terhadap 60 orang di Labkesda Kota Depok.
"Hasil positif rapid test ini belum dapat dikatakan Terkonfirmasi Positif Covid-19, karena harus ditindaklanjuti dengan pemeriksaan Swab PCR untuk memastikan terkonfirmasi Positif COVID-19 atau tidak," kata dia.
Sementara itu, data terakhir per Minggu (5/4), jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Depok berjumlah 64 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 10 orang dinyatakan sembuh, dan 8 sisanya meninggal dunia.
Selain itu, Pemkot Depok juga mencatat korban meninggal dunia berstatus PDP saat ini berjumlah 20 orang. Mereka, katanya, belum dipastikan positif Covid-19 karena hasil swab PCR dari Balitbangkes Kementerian Kesehatan belum keluar.
"Status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh PHEOC (Public Health Emergency Operating Center) Kemenkes," katanya.
(thr/arh)