Eijkman diketahui merupakan salah satu lembaga yang ditunjuk pemerintah untuk membantu penanganan Covid-19.
"Kami gugus tugas beberapa hari yang lalu telah mengundang Kepala Eijkman untuk menerima bantuan dana sebesar Rp14 miliar," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam konferensi pers melalui siaran langsung di akun Instagram Sekretariat Kabinet, Senin (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laboratorium Eijkman diketahui menjadi salah satu laboratorium di luar Balitbangkes Kemenkes yang melakukan uji spesimen pasien terkait risiko infeksi virus corona.
Dalam kepmen tersebut, Terawan menetapkan jejaring laboratorium pemeriksaan Covid-19 atas dua kategori yakni Laboratorium Rujukan Nasional Pemeriksa Covid-19 dan Laboratorium Pemeriksa Covid-19.
Laboratorium rujukan nasonal adalah Balitbangkes Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Kemenkes. Kemudian lainnya adalah laboratorium pemeriksa, termasuk Eijkman salah satunya.
Meskipun demikian, masih ada keluhan terutama dari pemerintah daerah mengenai lamanya antrian tes laboratorium.
Padahal menurutnya, Labkesda DKI Jakarta juga punya kapasitas itu. Jika hal itu bisa dilakukan daerah, kata dia, maka proses pemetaan sebaran Corona bisa didapatkan lebih cepat.
Senada, dalam waktu terpisah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga sempat membawa isu ini saat rapat virtual dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada Jumat (3/4) lalu.