"Kita dapatkan penambahan kasus baru confirmed berdasarkan pemeriksaan PCR sebanyak 247 orang, sehingga total kasus menjadi 2.738 orang," kata Juru Bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto, dalam keterangan persnya di Gedung BNPB Jakarta, Selasa (7/4).
Kasus positif corona pertama kali diumumkan Presiden Joko Widodo dan Menkes Terawan Agus Putranto di Istana Negara, Jakarta pada 2 Maret lalu. Sejak itu, jumlah kasus terus bertambah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian selama pekan kedua atau 10-16 Maret, pasien positif corona bertambah sebanyak 115 orang. Sementara sepanjang pekan ketiga atau 17-23 Maret, pasien positif bertambah 445 orang.
Insert Artikel Pembatasan Kegiatan Saat PSBB. (CNNIndonesia/Basith Subastian) |
Menkes Terawan Agus Putranto pun sudah menyetujui penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan covid-19.
Dalam aturan pedoman PSBB, pemerintah akan membatasi sekolah dan tempat kerja, kegiatan keagamaan, kegiatan di tempat atau fasilitas umum. Kemudian, kegiatan sosial dan budaya serta moda transportasi.
Achmad Yurianto pun meminta masyarakat mematuhi ketentuan yang akan diterapkan PSBB di DKI Jakarta. Dia menyebut lewat penerapan PSBB, berarti akan dilakukan upaya yang lebih besar untuk memutus rantai penularan covid-19, dalam hal ini imbauan pemerintah untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah.
"Akan banyak yang nanti bisa kita dapatkan terkait manfaat pemberlakuan PSBB, di antaranya adalah kita mencegah terjadinya berkumpulnya orang, baik dalam konteks untuk berkumpul alasan kesenian, alasan budaya, ataupun alasan-alasan pertandingan olahraga dan sebagainya," ucap dia. (yoa/pmg)
