RS Diimbau Hanya Rujuk Pasien Corona Gejala Sedang dan Berat

CNN Indonesia | Rabu, 08/04/2020 11:31 WIB
RS Diimbau Hanya Rujuk Pasien Corona Gejala Sedang dan Berat RSUP Persahabatan Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Utama RSUP Persahabatan, Jakarta Rita Rogayah mengimbau tiap rumah sakit agar hanya merujuk pasien virus corona (Covid-19) dengan gejala sedang dan berat ke rumah sakit rujukan.

"Rumah sakit rujukan siap menangani kasus kondisi sedang sampai berat," ujar Rita di BNPB, Rabu (8/4).

Dalam pemaparannya, Rita mengatakan RSUP Persahabatan telah menangani pasien Covid-19 mulai dari kasus ringan hingga kasus berat. Namun, persentase kasus ringan di RSUP Persahabatan lebih banyak dari pada kasus berat.


"Pasien kasus ringan sekitar 30-40 persen, kasus sedang 30-60 persen, dan kasus berat 10-15 persen," ujarnya.

Pemilahan kasus ini berguna untuk penempatan pasien Covid-19 di rumah sakit. Rita mengatakan pasien dengan gejala berat dapat langsung dirawat di ICU, pasien gejala sedang akan dirawat di ruang isolasi, sedangkan pasien dengan gejala ringan dapat melakukan perawatan isolasi mandiri di rumah.

Dengan membagi pasien ke dalam beberapa kategori tersebut, Rita berharap dapat melakukan perawatan secara efektif.

"Untuk kasus yang ringan bisa karantina rumah, apabila gejala serius segera kita lakukan penanganan," ujarnya.

Sebagai upaya penanganan Covid-19, pemerintah telah menyiapkan 132 rumah sakit rujukan di 34 provinsi. RSUP Persahabatan merupakan salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta.

Selain RSUP Persahabatan, pasien Covid-19 juga dirawat di RSIP Sulianti Saroso, RSPAD Gatot Subroto, RSUD Fatmawati.

Berdasarkan data terbaru per 7 April, kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 2.738 kasus, 221 diantaranya dinyatakan meninggal dunia dan 204 dinyatakan sembuh. (mln/wis)

[Gambas:Video CNN]