"Terjadi penurunan yang signifikan terhadap angka kejahatan, pelanggaran dan juga gangguan," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menyatakan ada penurunan dalam konferensi pers yang disiarkan akun YouTube BNPB, Kamis (9/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, untuk pelanggaran di minggu ke-13 tercatat sebanyak 301 dan pelanggaran minggu ke-14 tercatat sebanyak 139. Dari data itu, kata Asep, terjadi penurunan angka kejahatan sebesar 53,82 persen.
Kapolri Jenderal Idham Azis sebelumnya telah menerbitkan beberapa surat telegram yang menjadi pedoman bagi penyidik di unit reserse kriminal (reskrim) dalam menangani kasus selama masa pandemi corona ini.
Surat telegram pertama Nomor ST/1098/IV/HUK.7.1/2020 tentang penanganan kejahatan potensial selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Kedua, surat telegram Nomor: ST/1099/IV/HUK.7.1/2020 berisi tentang penanganan kejahatan dalam tugas ketersediaan bahan pokok dan distribusi.
Surat kelima, Nomor ST/1102/IV/HUK.7.1/2020 tentang penanganan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru tiba dari negara terjangkit Covid-19. (dis/wis)