PSBB Berlaku di Jakarta, Anies Batasi Aktivitas di Luar Rumah

CNN Indonesia | Kamis, 09/04/2020 23:15 WIB
PSBB Jakarta akan berlaku pada 10 April, Gubernur DKI Jakart Anies Baswedan telah menandatangani peraturan gubernur terkait hal itu. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta. Dalam Pergub yang ditandatangani Anies pada Kamis (9/4) itu sejumlah kegiatan masyarakat di luar rumah akan dibatasi.

"Pada prinsipnya seluruh masyarakat Jakarta selama dua minggu ke depan diharapkan untuk berada di rumah, di lingkungan rumah dan mengurangi, meniadakan kegiatan-kegiatan di luar," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Kamis (9/4) malam.


Pasal 5 ayat 4 Pergub 33/2020 menjelaskan, pembatasan aktivitas luar rumah dalam pelaksanaan PSBB di antaranya yakni kegiatan pembelajaran di sekolah atau institusi pendidikan, aktivitas bekerja di tempat kerja, kegiatan keagamaan di rumah ibadah.


Your browser does not support iframes.


Kemudian kegiatan di tempat atau fasilitas umum, kegiatan sosial budaya, dan pergerakan orang dan barang menggunakan transportasi.

Kendati begitu, pembatasan aktivitas itu dikecualikan untuk seluruh kantor/instansi pemerintahan baik pusat maupun daerah, kantor perwakilan negara asing, BUMN atau BUMD yang turut serta dalam penanganan Covid-19.

Serta pelaku usaha yang bergerak pada sektor kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis. Kemudian pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional, dan kebutuhan sehari-hari.


Pengecualian juga diberlakukan kepada kegiatan organisasi kemasyarakatan lokal dan internasional yang bergerak pada sektor kebencanaan dan/atau sosial.

"Prinsipnya adalah, ini bertujuan untuk memotong, memangkas mata rantai penularan Covid-19 di mana Jakarta saat ini episenter dari masalah Covid ini," pungkas Anies. (dmr/fea)

[Gambas:Video CNN]