Anies Klaim PSBB DKI Jakarta Hari Pertama Berjalan Lancar

CNN Indonesia | Jumat, 10/04/2020 20:08 WIB
Anies Klaim PSBB DKI Jakarta Hari Pertama Berjalan Lancar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (dok. jakarta.go.id).
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur Jakarta Anies Baswedan menyebut hari pertama diberlakukannya Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta terpantau lancar. PSBB ini berlaku selama 14 hari ke depan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Anies menyebut lancarnya PSBB hari pertama di DKI terlihat dari sepinya jalan-jalan yang biasanya dipadati ramai riuh kendaraan.

"Alhamdulillah hari pertama PSBB, sejauh ini berjalan baik," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (10/4).


"Jalan di Jakarta relatif sangat sepi dibandingkan kemarin-kemarin, sekarang sangat sepi," tambahnya.

Anies turut mengakui kondisi jalan yang sepi ini terjadi usai pihaknya berkoordinasi dengan satuan polisi (satpol) yang rutin berpatroli melakukan penertiban. Belum lagi karena hari pertama ini berbarengan dengan tanggal merah, sehingga kondisi jalanan sangat sepi.

"Hari ini bersamaan dengan hari libur, jadi suasananya memang suasana lebih sepi, nanti kita pantau besok seperti apa," lanjut Anies.

Selain itu, Anies menyatakan pada hari pertama PSBB ini pihaknya telah memberikan bantuan kepada masyarakat DKI Jakarta yang terdampak pandemi covid-19. Hingga hari ini, distribusi bantuan sosial sudah dijadwalkan di Kelurahan Penjaringan, Jatinegara, dan Cililitan.

"Jadi kita memberikan kira-kira 22 ribu (bahan pokok) per hari untuk 22 ribu Kepala Keluarga," jelas Anies.

Lebih jauh ia kembali mengingatkan kepada seluruh warga DKI Jakarta untuk tetap berdiam diri di rumah sebagai upaya memotong rantai penyebaran pandemi Covid-19.

Diketahui hingga Jumat (10/4) sore, sebanyak 1.810 orang positif Covid-19 di DKI Jakarta. Dari angka tersebut, 156 orang meninggal dunia dan 82 orang dinyatakan sembuh.

Sementara secara keseluruhan di Indonesia per sore ini, total kasus positif covid-19 berjumlah 3.512 orang. 306 orang di antaranya meninggal dunia dan 282 orang dinyatakan sembuh.

(kha/osc)

[Gambas:Video CNN]