Sementara ini sudah ada beberapa hotel yang bersedia bekerja sama menampung tenaga medis yang menangani pasien corona dan pekerja migran yang diisolasi. Upaya ini dilakukan agar mereka tidak dikucilkan di masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkab Gianyar, kata Mahayastra, menganggarkan Rp100 miliar untuk penanganan virus corona. Ia tegaskan masih melakukan pendekatan dengan hotel lainnya agar mau bersama-sama menanggulangi penyebaran Covid-19.
Salah satu hotel yang telah bersedia menjadi tempat karantina adalah Hotel Maxone Ubud. Manajer hotel, Erllina mengungkapkan ada 65 kamar yang akan digunakan. Rinciannya 60 untuk isolasi orang dengan pemantauan (ODP) dan lima kamar untuk tenaga medis.
Kata dia, pihak hotel hanya menyediakan tempat karantina. Sementara terkait kebutuhan hidup seperti makanan akan disediakan oleh Dinas Sosial.
"Kerja sama ini murni berlandaskan kemanusiaan. Pihak Pemkab sebelumnya telah berkomunikasi dengan owner terkait kerja sama ini. Karyawan harian tidak kami libatkan, kami hanya pakai head saja dalam pelayanannya nanti," kata dia. (put/wis)