FOTO: Ketika #DiRumahAja Menjadi Utopia

Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Minggu, 19/04/2020 13:13 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi sebagian pihak, rumah adalah trotoar jalanan ibu kota, hidup masih beralaskan jalan dan beratapkan langit di tengah pandemi Covid-19.

Ketika semua pihak mengkampanyekan tagar #dirumahaja adalah cara terbaik untuk melawan penyebaran virus corona, sejumlah orang tetap memilih diluar rumah, karena bagi mereka rumah adalah trotoar jalanan Ibukota. Kementrian Sosial memperkirakan pada 2019 sebanyak 77.500 gelandangan dan pengemis tinggal di kota-kota besar Indonesia. CNNIndonesia/Adhi Wicaksono
Ketika semua pihak mengkampanyekan tagar #dirumahaja adalah cara terbaik untuk melawan penyebaran virus corona, sejumlah orang tetap memilih diluar rumah, karena bagi mereka rumah adalah trotoar jalanan Ibukota. Kementrian Sosial memperkirakan pada 2019 sebanyak 77.500 gelandangan dan pengemis tinggal di kota-kota besar Indonesia. CNNIndonesia/Adhi Wicaksono
Ketika semua pihak mengkampanyekan tagar #dirumahaja adalah cara terbaik untuk melawan penyebaran virus corona, sejumlah orang tetap memilih diluar rumah, karena bagi mereka rumah adalah trotoar jalanan Ibukota. Kementrian Sosial memperkirakan pada 2019 sebanyak 77.500 gelandangan dan pengemis tinggal di kota-kota besar Indonesia. CNNIndonesia/Adhi Wicaksono
Ketika semua pihak mengkampanyekan tagar #dirumahaja adalah cara terbaik untuk melawan penyebaran virus corona, sejumlah orang tetap memilih diluar rumah, karena bagi mereka rumah adalah trotoar jalanan Ibukota. Kementrian Sosial memperkirakan pada 2019 sebanyak 77.500 gelandangan dan pengemis tinggal di kota-kota besar Indonesia. CNNIndonesia/Adhi Wicaksono
Ketika semua pihak mengkampanyekan tagar #dirumahaja adalah cara terbaik untuk melawan penyebaran virus corona, sejumlah orang tetap memilih diluar rumah, karena bagi mereka rumah adalah trotoar jalanan Ibukota. Kementrian Sosial memperkirakan pada 2019 sebanyak 77.500 gelandangan dan pengemis tinggal di kota-kota besar Indonesia. CNNIndonesia/Adhi Wicaksono
Ketika semua pihak mengkampanyekan tagar #dirumahaja adalah cara terbaik untuk melawan penyebaran virus corona, sejumlah orang tetap memilih diluar rumah, karena bagi mereka rumah adalah trotoar jalanan Ibukota. Kementrian Sosial memperkirakan pada 2019 sebanyak 77.500 gelandangan dan pengemis tinggal di kota-kota besar Indonesia. CNNIndonesia/Adhi Wicaksono
Ketika semua pihak mengkampanyekan tagar #dirumahaja adalah cara terbaik untuk melawan penyebaran virus corona, sejumlah orang tetap memilih diluar rumah, karena bagi mereka rumah adalah trotoar jalanan Ibukota. Kementrian Sosial memperkirakan pada 2019 sebanyak 77.500 gelandangan dan pengemis tinggal di kota-kota besar Indonesia. CNNIndonesia/Adhi Wicaksono
Ketika semua pihak mengkampanyekan tagar #dirumahaja adalah cara terbaik untuk melawan penyebaran virus corona, sejumlah orang tetap memilih diluar rumah, karena bagi mereka rumah adalah trotoar jalanan Ibukota. Kementrian Sosial memperkirakan pada 2019 sebanyak 77.500 gelandangan dan pengemis tinggal di kota-kota besar Indonesia. CNNIndonesia/Adhi Wicaksono
Ketika semua pihak mengkampanyekan tagar #dirumahaja adalah cara terbaik untuk melawan penyebaran virus corona, sejumlah orang tetap memilih diluar rumah, karena bagi mereka rumah adalah trotoar jalanan Ibukota. Kementrian Sosial memperkirakan pada 2019 sebanyak 77.500 gelandangan dan pengemis tinggal di kota-kota besar Indonesia. CNNIndonesia/Adhi Wicaksono
Ketika semua pihak mengkampanyekan tagar #dirumahaja adalah cara terbaik untuk melawan penyebaran virus corona, sejumlah orang tetap memilih diluar rumah, karena bagi mereka rumah adalah trotoar jalanan Ibukota. Kementrian Sosial memperkirakan pada 2019 sebanyak 77.500 gelandangan dan pengemis tinggal di kota-kota besar Indonesia. CNNIndonesia/Adhi Wicaksono