Pemkot Bandung menyiapkan skema tiga ring pemeriksaan. Ring satu fokus di dalam kota. Titik pemeriksaannya berada di Stasiun Bandung, Bandara Husein Sastranegara, Terminal Leuwi Panjang, Terminal Cicaheum, Jalan Asia Afrika, Jalan Ir. H. Djuanda, Jalan Merdeka, Jalan Diponegoro, Jalan Braga, dan Jalan Purnawarman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan pihaknya meminta kepada petugas di titik pemeriksaan tetap bertindak tegas selama pelaksanaan PSBB. Hal itu berkaca pada penerapan PSBB di DKI Jakarta.
"Saya minta, kalau ada warga yang mau masuk ke Kota Bandung tanpa masker atau sarung tangan untuk pengendara kita tolak. Soalnya dia belum sadar, masker bukan untuk dia sendiri tapi buat orang lain, karena menghindari dia tertular atau bahkan menulari orang lain," kata Yana di Bandung, Selasa (21/4).
Infografis Yang Dilarang dan Tidak Saat PSBB. (CNN Indonesia/Timothy Loen) |
"Saya agak keras karena merasa cukup saya yang merasa beratnya melawan virus corona ini. Karena terasa hidup dan matinya. Kalau tidak pakai masker, berarti dia tidak sayang sama dirinya, keluarganya, dan masyarakat lain," ujarnya.
Yana menuturkan waktu 14 hari bisa menjadi efektif untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Karenanya, pelaksanaan PSBB ditetapkan selama 14 hari.
Namun, kata dia, tingkat keberhasilannya tergantung pada kedisiplinan masyarakat dalam membatasi aktivitas.
"Selama 14 hari itu memutus masa inkubasi virus. Kalau virus tidak menemukan inang untuk dihinggapi, Insya Allah akan mati sendiri. Itulah kenapa harus 14 hari masa inkubasi, karena sekarang semakin banyak orang tanpa gejala, itu semakin bahaya karena kita juga tidak pernah tahu orang itu positif atau tidak," ujarnya.
"Saya mohon humanis tapi tegas. Karena kalau sampai hari ke-13 ada orang nyeleneh justru menulari, itu PSBB harus diperpanjang. Makanya ini mari sama-sama serempak jangan sampai diperpanjang," ujarnya. (hyg/pmg)
