"Ini parah. Semestinya tegas keduanya adalah sama dan dilarang," kata Mardani lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (23/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika dipucuk ada ketidakjelasan maka sulit diharapkan di bawah dapat dilaksanakan dengan seragam dan solid," ujar Ketua DPP PKS itu.
"Sedikit atau banyak sama bahayanya. Kita tidak tagu siapa yang membawa penyakit. Satu orang pemudik bisa jadi super carrier virus bagi kampung halamannya. PSBB akan sia-sia jika hal tersebut sampai terjadi," katanya.
Sebelumnya, Jokowi mengatakan pergerakan masyarakat yang keluar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sebelum ada pelarangan mudik adalah kegiatan pulang kampung.
Hal itu Jokowi sampaikan ketika ditanya jurnalis Najwa Shihab soal jutaan masyarakat yang berbondong-bondong mudik sebelum keluar pelarangan, di acara Mata Najwa, di Trans 7, dalam wawancara ekslusif di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/4).
"Kalau itu bukan mudik, itu pulang kampung. Yang bekerja di Jabodetabek, di sini, tidak ada pekerjaan, mereka pulang," jawab Jokowi.
"Kalau mudik itu di hari lebarannya. Kalau pulang kampung itu bekerja di Jakarta pulang ke kampung," jelas Jokowi.
Jokowi sendiri baru memutuskan larangan mudik di tengah pandemi virus corona pada Selasa 21 April lalu. Pelarangan mudik akan mulai resmi diberlakukan pada Jumat (23/4) dini hari. (mts/fra)