PSBB Tangerang Raya Resmi Diperpanjang Sampai 17 Mei

CNN Indonesia | Sabtu, 02/05/2020 19:24 WIB
Petugas gabungan Kepolisian, TNI, Dishub, Satpol PP dan Dunas Kesehatan Tangsel melakukan pemeriksaan penumpang dan pengecekan suhu tubuh pengendara dan penumpang mobil yang memasuki wilayah Tangerang Selatan di Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (18/4/2020). Tangerang Raya yang terdiri dari Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan melakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) menyusul Kota Jakarta dan Depok dengan diberlakukannya PSBB di Tangerang Raya diharapkan dapat menekan pergerakan kendaraan dan manusia sehingga dapat memutus matarantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp. Gubernur Banten Wahidin Halim memperpanjang penerapan PSBB di Tengerang Raya mulai 4 sampai 17 Mei 2020. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Serang, CNN Indonesia -- Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi diperpanjang. Penerapan PSBB Tangerang Raya diperpanjang mulai 4 sampai 17 Mei 2020.

Perpanjangan PSBB Tangerang Raya berdasarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Banten Nomor 443/Kep.149-Huk/2020 tentang Penetapan Perpanjangan PSBB di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

"Dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran Covid-19," kata Gubernur Banten, Wahidin Halim dalam siaran persnya, Sabtu (02/05).


Wahidin mengatakan terjadi penurunan penyebaran dan pasien positif Covid-19 selama pemberlakukan PSBB di wilayah Tangerang Raya. Ia berharap perpanjangan penerapan PSBB ini bisa menekan penyebaran virus corona.

"Maka saya harap perpanjangan kali ini jauh lebih efektif dan hasilnya lebih baik," ujarnya.

Sampai kemarin, Jumat (1/5), jumlah kasus positif virus corona di Banten secara kumulatif mencapai 361 orang. Dari jumlah itu, 218 orang dirawat, 95 orang dinyatakan sembuh, dan 48 orang meninggal dunia.

Kasus terbanyak ditemukan di Kota Tangerang dengan 157 kasus. Kemudian Tangsel 107 kasus, Kabupaten Tangerang 80 kasus, Kota Serang 4, Kabupaten Pandeglang 3, Kabupaten Serang 2 dan Kota Cilegon 1.

Kabupaten Lebak jadi satu-satunya daerah di Banten yang masih terjaga dari penyebaran virus corona.

Sementara warga dengan status orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 6.559 orang. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 1.493 orang, dengan 875 orang dirawat, 461 orang sembuh dan 157 orang meninggal dunia. (ynd/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK