Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya bisa membuat program tersebut lebih efektif dan tepat sasaran karena memiliki database calon peserta yang layak menerima bantuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seandainya mungkin untuk mengurangi load pusat, saya rasa masing-masing gubernur punya peta bagaimana prakerja ini lebih efektif dan lebih tepat sesuai dengan format kebutuhan pasarnya nanti, ketika semua sudah normal kembali," lanjut dia.
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen |
"Teman-teman bupati wali kota juga usul, 'bu, kalo modelnya begini (daring), [warga] kami enggak dapat, bu'," kata Khofifah.
Buktinya, saat membuka 57 posko dan di 16 titik UPT Balai Latihan Kerja se-Jawa Timur, sebagai posko layanan pendampingan pendaftaran Prakerja, ditemui masih banyak masyarakat yang belum mengetahui mekanisme pendaftaran melalui daring.
"Mereka enggak bisa kirim email, balasnya lagi lewat email. Pendampingan adalah ketika mereka akses tapi ketika dijawab melalui email, kalau mereka enggak punya email. Nanti yang dapat hanya daerah-daerah perkotaan saja," keluhnya.
Lalu untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jatim, total ada 2.152 orang PMI yang pulang akibat habis kontrak, 165 PMI dipulangkan paksa (deportasi) dari negara tujuan pekerja, 223 orang bermasalah atau PHK, dan 4801 orang gagal berangkat ke negara tujuan bekerja.
Senada, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengusulkan agar pihaknya bisa ikut serta dalam penyaluran Kartu Prakerja, terutama secara offline atau luring.
Hal itu dikatakannya pula dalam surat kepada Kementerian Sosial dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terkait masalah penyaluran bantuan sosial serta Program Kartu Prakerja.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
"Kami usul kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian agar yang kesulitan itu kami bantu. Mereka akan kami data secara 'offline' dan kami serahkan ke pusat. Soalnya kalau semua dengan mekanisme 'online' dan hanya satu jalur, banyak yang kesulitan," ujarnya, dikutip dari Antara.
Diketahui, program Kartu Prakerja ini diinisiasi oleh pemerintah pusat untuk memberikan pelatihan sekaligus stimulus ekonomi bagi masyarakat yang terkena dampak pandemi Corona. Misalnya, pekerja korban PHK dan dirumahkan. Namun, pendaftarannya hanya melalui situs tertentu.
(frd/antara/arh)
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian