Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Cilegon, Azis Setia Ade Putra, dalam rilisnya, menyatakan bahwa pria yang berdomisili di Pulo Ampel, Kabupaten Serang, itu dikategorikan sebagai pasien Orang Tanpa Gejala (OTG).
"Ada satu pegawai RSUD Kota Cilegon, berjenis kelamin laki laki, berusia 38 tahun, berdomisili di Pulo Ampel, Kabupaten Serang, yang dikabarkan OTG, hari ini terkonfirmasi positif Covid-19," kata dia, Sabtu (9/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Sabtu (9/5), lanjutnya, 123 pegawai RSUD Cilegon yang pernah kontak langsung dengan pasien pun menjalani rapid test dan diwajibkan melakukan isolasi mandiri dirumahnya masing-masing dengan pemantauan tim kesehatan.
"Gugus Tugas Kota Cilegon melakukan rapid test terhadap 123 pegawai yang berkontak langsung dengan yang bersangkutan dan selanjutnya 123 orang itu statusnya OTG dan selanjutnya akan melakukan isolasi secara mandiri," papar dia.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
"Jadi hari ini memang untuk tenaga kesehatannya itu ada tambahan 7 orang, tapi semuanya ini OTG," kata dia kepada wartawan, Sabtu (9/5).
"Ini terdiri dari empat orang dokter spesialis dan dua orang dokter serta satu orang perawat. Jadi sampai dengan hari ini tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19 itu ada 24 orang," imbuhnya
Harisson kemudian mengingatkan agar dokter tak membuka praktik mandiri dan mengalihkannya dengan sistem konsultasi jarak jauh atau telemedicine.
Dari data Dinkes Kalbar, hingga Sabtu (9/5), jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 118 orang.
(ynd/dho/arh)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian