Djoko Santoso Sempat Dirawat di RSPAD Karena Pendarahan Otak

Christine Novita Nababan | CNN Indonesia
Minggu, 10 May 2020 09:20 WIB
Djoko Santoso di Rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jakarta, Jumat (7/9). Djoko Santoso meninggal dunia karena mengalami pendarahan di otak. Ia meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, pukul 06.30 WIB, Minggu (10/5). (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Panglima TNI Djoko Santoso disebut sempat dirawat selama sepekan di RSPAD Gatot Subroto sebelum meninggal dunia pada pukul 06.30 WIB, Minggu (10/5). Ia dirawat karena mengalami pendarahan otak.

Zaky Alatas, Ketua Umum Brigade 08 Gerindra yang juga orang dekat almarhum, membenarkan hal tersebut. "Sudah seminggu di RSPAD. Ada pendarahan di otak," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Zaky menyebut Djoko Santoso akan dibawa ke kediamannya di Bambu Apus, Jakarta Timur, sebelum dimakamkan.


"Pak jenderal Djoko Santoso sudah seperti org tua saya dan beliau di Brigade 08 sebagai ketua dewan pembina," kenang Zaky.

Djoko Santoso pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat hingga 28 Desember 2007 silam.

[Gambas:Video CNN]


(bir/bir)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER