Longsor Renggut Nyawa Warga Bogor, 200 Jiwa Mengungsi

CNN Indonesia | Rabu, 13/05/2020 17:45 WIB
Satu warga dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa bencana alam tanah longsor yang terjadi di Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/5). Satu warga dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa bencana alam tanah longsor yang terjadi di Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/5). (BNPB)
Jakarta, CNN Indonesia -- Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan 200 lainnya mengungsi usai bencana tanah longsor menerjang Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu (13/5).

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan berdasarkan laporan BPBD Kabpaten Bogor, warga itu diduga tertimbun material longsor.
"Tertimbun Material longsoran setinggi empat meter dan belum ditemukan," kata Raditya dalam keterangan resmi, Rabu (13/5).

Selain satu orang warga meninggal, tanah longsor juga mengakibatkan empat orang warga lain mengalami luka-luka. Raditya menjelaskan bahwa mereka sudah mendapatkan penananganan medis.


"Rumah milik 14 Kepala Keluarga (KK) dan 51 jiwa rusak berat, 1 majelis jami terancam dan 2 unit fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) juga rusak berat," kata dia.
Dari total rumah tinggal terdampak tersebut, sebanyak 69 KK atau 242 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Hingga saat ini, kata dia, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bogor yang dibantu oleh Dinas PUPR, Babinsa, Aparat desa setempat, linmas desa, satpol BB dan juga sejumlah elemen masyarakat lain masih melakukan upaya pendataan dan juga evakuasi korban.

Pihak desa telah membangun posko darurat, dapur umum, dan posko kesehatan untuk membantu para korban. Radit menjelaskan, para warga terdampak saat ini membutuhkan kebutuhan dasar berupa logistik tanggap darurat.

(mjo/ain)

[Gambas:Video CNN]