Ace mengatakan masih ada satu hari lagi dari tenggat yang disepakati antara pemerintah dan DPR. Dia minta Fachrul untuk menjalani kesepakatan tersebut.
"Sebaiknya Menteri Agama jangan mengambil keputusan yang resmi sebelum ada keterangan resmi dari pihak Arab Saudi dan tentu rapat dengan Komisi VIII DPR RI," kata Ace lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (19/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ace memahami Indonesia perlu secepatnya membuat keputusan terkait pemberangkatan jemaah haji. Selain jumlah jemaah yang besar, waktu persiapan kian sedikit.
Kemenag butuh waktu ekstra untuk menambah protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam haji tahun ini. Terutama memastikan kelompok rentan, seperti jemaah lansia, tidak tertular corona jika haji jadi dilaksanakan.
"Kami akan meminta kepada Menteri Agama untuk segera Rapat dengan Komisi VIII untuk membahas tentang wacana tidak memberangkatkan haji tahun ini," ucapnya.
Sebelumnya, Menag Fachrul Razi membuka peluang untuk tidak memberangkatkan jemaah haji asal Indonesia tahun ini. Keputusan itu akan ia ambil jika Saudi belum kunjung memberi kabar hingga esok hari.
"Bila sudah tanggal 20 Mei belum ada keputusan dari Saudi, kami rencanakan untuk mengambil keputusan untuk tidak memberangkatkan haji pada tahun ini," ucap Fachrul lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (19/5). (dhf/osc)