Data Corona 19 Mei 2020, ODP 45 Ribu PDP 11 Ribu

CNN Indonesia | Selasa, 19/05/2020 18:08 WIB
Data Corona 19 Mei 2020, ODP 45 Ribu PDP 11 Ribu Petugas dengan APD mengambil sampel untuk tes risiko virus corona (Covid-19). (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Bicara pemerintah untuk penanganan virus corona (Covid-19), Achmad Yurianto mengatakan hingga hari ini, Selasa (19/5) ada 45.300 orang dalam pemantauan (ODP) dan 11.891 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Indonesia.

"Kita harap besok angkanya tidak bertambah, untuk PDP kita berharap segera bisa kita selesaikan uji lab, ssehingga bisa memastikan konfirmasi positif atau bukan," ujar Yuri dalam keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (19/5).

Berdasarkan data tersebut, diketahui jumlah ODP pada hari ini meningkat sebanyak 253 orang dibanding Senin (18/5) dan jumlah PDP meningkat sebanyak 469 orang.


Yuri mengatakan, dari total 45.300 ODP yang tercatat hingga hari ini.

"Kasus PDP 31.994 orang, ini yang akan kita percepat pemeriksaannya dengan menggunakan dua metode, PCR dan tes cepat molekuler," kata Yuri.

Pada Senin lalu, data ODP ada 45.047 orang dan PDP berjumlah 11.422 orang.

Untuk diketahui, sejak kemarin pemerintah telah mengubah data ODP dan PDP yang diumumkan ke publik perkembangan saban harinya. pemerintah hanya akan mengumumkan jumlah (ODP) dan Pasien dalam Pemantauan (PDP) yang masih dalam pengawasan. Sebelumnya, setiap hari pemerintah mengumumkan akumulasi ODP dan PDP, baik yang sudah beres proses pemantauan maupun tengah diawasi.

Misalnya, terakhir pada Minggu (17/5), Yuri mengatakan bahwa terdapat peningkatan 1.427 kasus ODP menjadi 270.876 kasus secara keseluruhan. Sementara, per Minggu (17/5) terjadi peningkatan 731 kasus PDP dari hari sebelumnya, sehingga menjadi 35.800 kasus.

Data ODP dan PDP itu sendiri mulai diumumkan pemerintah akumulasi hariannya sejak 14 April 2020.

Yuri mengatakan, bertambahnya kasus ODP maupun PDP dapat diartikan sebagai ketidakpatuhan masyarakat mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Seperti tetap diam di rumah, dan menghindari kerumunan, serta menjalani protokol kesehatan.

"Mari kita lihat secara besar bahwa penularan masih terjadi, ini menjadi harapan kita agar kerja sama terus kita lakukan, saling melindungi, dengan tetap di rumah," ujarnya.

"Ini akan menjadi karakter new normal, kita di rumah dan tetap produktif berkreativitas," imbuhnya.

Semetara itu, data akumulatif nasional per Selasa, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia secara kumulatif mencapai 18.496 pasien. Sementara itu, jumlah pasien meninggal berjumlah 1.221 orang, dan pasien sembuh mencapai 4.467 orang. (mln/kid)

[Gambas:Video CNN]