Kasus Corona Naik, Masjid Terbesar di Ternate Gelar Salat Id

CNN Indonesia | Jumat, 22/05/2020 22:56 WIB
Umat muslim melaksanakan Salat Idul Adha 1440 H di Islamic Centre Hubbul Wathan di Mataram, NTB, Minggu (11/8/2019). Shalat Id tersebut dirangkai dengan penyerahan hewan kurban secara simbolis kepada Panitia Hari Besar Islam Provinsi Nusa Tenggara Barat sebanyak 23 ekor sapi dan 25 ekor kambing untuk disembelih dan dibagikan dagingnya kepada yang berhak menerimanya. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/hp. Ilustrasi salat Id. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Ternate, CNN Indonesia -- Masjid Almunawwar yang merupakan masjid terbesar di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara memutuskan tetap menggelar Salat Id di Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah. 

Wakil Ketua I Pengurus Masjid Almunawwar Ternate, Rustam Hamzah menyatakan pengurus sudah menyiapkan imam dan khatib. Rustam bilang, khatib baru final diputuskan setelah khatib sebelumnya undur diri.

"Karena khatib sebelumnya yang disiapkan itu pegawai di Kemenag Kota Ternate. Alasannya ada arahan dari Kemenag mereka tidak bisa jadi khatib di masjid-masjid sebagai bentuk konsistensi Kemenag untuk meniadakan salat id di masjid sesuai fatwa MUI pusat dan imbauan Kemenag RI," ungkap Rustam, Jumat (22/5).


Pengurus masjid berkapasitas 15 ribu jemaah ini menyatakan akan menerapkan physical distancing saat salat id Minggu (24/5) nanti.

Di sisi lain, angka kasus positif Covid-19 di Kota Ternate Jumat ini sudah mencapai angka 57 kasus, sedangkan di Malut secara kumulatif 99 kasus. Jumlah itu naik dari data pada Kamis (21/5) yang mencatat 56 kasus positif di Ternate dan 97 kasus positif di Malut secara kumulatif.

Menurut Rustam, physical distancing telah diterapkan oleh pengurus masjid selama Ramadan iniTiap jemaah dipisahkan sejauh 25 sentimeter.

"Fasilitas cuci tangan juga disediakan, masker, bahkan setiap Jumat ada ruang khusus di depan masjid untuk semprotan disinfektan dengan cairan ramah kulit dan lingkungan bantuan dari Dompet Dhuafa pusat melalu perwakilannya di Malut," terang Rustam.

MUI Kota Ternate sendiri telah mengeluarkan imbauan untuk melaksanakan Salat iI di rumah masing-masing.

"Dengan kondisi Ternate yang semakin bertambah kasus positif Covid-19, diharapkan salat Idulfitri di rumah saja dengan keluarga. Bisa secara berjemaah di rumah maupun sendiri-sendiri," kata Ketua MUI Kota Ternate, Usman Muhammad mengatakan pihaknya.

Imbauan tersebut disesuaikan dengan fatwa MUI Pusat Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19.

Meski sudah mengeluarkan imbauan, kata Usman, keputusan pelaksanaan Salat Id dikembalikan kepada masyarakat Ternate, entah memilih salat di masjid atau rumah.

"Semua ini juga diserahkan dan dikembalikan kepada Pemerintah Kota Ternate," tandas Usman. (iel/wis)

[Gambas:Video CNN]