Polda Metro Jaya Paksa 25.691 Mobil Putar Balik Jakarta

CNN Indonesia | Jumat, 22/05/2020 19:49 WIB
Petugas Kepolisian Polresta Sragen memeriksa kendaraan yang keluar tol melalui Gerbang Tol Sragen, Jawa Tengah, Jumat (22/5/2020). Pemeriksaan tersebut sebagai upaya penyekatan pemudik yang hendak masuk Sragen untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/prs. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat telah memutarbalikan 25.691 kendaraan selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 dalam rangka larangan mudik.Ilustrasi. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat telah memutarbalikkan 25.691 kendaraan selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 dalam rangka larangan mudik.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi penindakan yang dilakukan sejak 24 April hingga 21 Mei.

"25.691 telah diputarbalikkan ke wilayah Jakarta selama Operasi Ketupat," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangannya, Jumat (22/5).


Rinciannya, sebanyak 10.715 kendaraan di Tol Cikarang Barat, 4.904 kendaraan di Tol Cikupa, dan 10.072 kendaraan di jalan arteri.

"Kendaraan pribadi (masih mendominasi)," ucap Sambodo.

Selain itu, diungkapkan Sambodo, pihaknya juga mengamankan 94 travel gelap dalam operasi yang digelar pada Kamis (21/5) kemarin. 94 travel gelap itu terdiri dari dua unit bus, 17 unit minibus jenis elf, dan 75 unit mobil pribadi.

"Pemudik yang berhasil dicegah sebanyak 546 orang," ucap Sambodo.

Terhadap para pengemudi travel gelap itu, dikenakan sanksi tilang sesuai yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Angkutan Jalan dan Lalu Lintas.

Sementara untuk para penumpang atau pemudik, lanjut Sambodo, diminta untuk kembali ke Jakarta dan tidak boleh melakukan mudik. (dis/age)

[Gambas:Video CNN]