Remisi 105.325 Narapidana Diumumkan Lewat Video

CNN Indonesia | Senin, 25/05/2020 00:30 WIB
Warga binaan berada di dalam Lapas Klas IIB Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (2/4/2020). Sebanyak 120 warga binaan lapas setempat mendapatkan asimilasi sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Syaiful Arif/foc. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/SYAIFUL ARIF)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemberian remisi khusus hari raya Idulfitri 1441 Hijriah kepada 105.325 narapidana di seluruh Indonesia diumumkan secara simbolis melalui panggilan video.

Remisi diumumkan secara simbolis kepada 15 narapidana melalui panggilan video di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA, Jakarta Timur.

"Pemberian remisi bukan hanya implementasi pemberian hak yang diberikan negara, tetapi lebih jauh merupakan apresiasi yang diberikan negara," kata Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Reynhard Silitonga di Jakarta, Minggu. 


Layanan panggilan video disediakan Lapas Narkotika Klas II A Jakarta sebagai pengganti layanan kunjungan keluarga.

Reynhard berkata narapidana yang mendapat remisi sudah memenuhi persyaratan, di antaranya berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan.

"Jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama ketika kembali ke tengah masyarakat. Jadilah pribadi yang berbudi luhur dan taat hukum," ujarnya.

Kalapas Narkotika Klas II A Jakarta Oga Darmawan mengatakan pemberian dilakukan secara simbolis karena masa pandemi Covid-19.

Secara keseluruhan ada 365 narapidana dari seluruh Rutan dan Lapas di Indonesia yang Minggu ini langsung bebas karena remisi.

Sementara 104.960 narapidana lainnya dapat pengurangan masa tahanan berbeda, sebanyak 15 hari sampai hitungan beberapa bulan.

"Untuk di Lapas Narkotika Klas II A ini ada 12 orang yang langsung bebas. Diserahkan secara langsung oleh Dirjen PAS," kata Oga.

Agenda pengumuman remisi diakhiri dengan menyerahkan bantuan sembako kepada narapidana usai menjalani Salat Id di sel masing-masing. (Antara/wis)

[Gambas:Video CNN]