Buntut dari kematian itu, pasar tersebut akan ditutup sementara dari aktivitas perdagangan untuk mencegah penyebaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menambahkan, meskipun belum dipastikan terpapar virus corona, pasien tersebut dimakamkan dengan protokol Covid-19 di tempat pemakaman umum Gandus yang disiapkan khusus oleh Pemkot Palembang. Dia meminta tetangga pasien dan keluarga untuk tetap tenang dan menjaga jarak dalam berinteraksi.
Selama dirawat, terdapat keluhan dari pasien yang mengarah ke gejala positif Covid-19. Pasien tersebut reaktif rapid tes.
"Swab sudah diambil, hasil menunggu. Besok puskesmas melakukan penelusuran kontak erat terhadap kasus baik keluarga dekat maupun sesama pedagang. Untuk jumlah berapa yang kontak belum diketahui dan akan diinformasikan kemudian sesuai hasil tracing dan segera untuk diambil swab terhadap yang kontak," kata Yusri.
Terpisah, Direktur Utama PD Pasar Palembang Djaya Abdul Rizal mengatakan, pihaknya akan menutup operasional Pasar Kebon Semai Sekip setelah pasien meninggal diduga positif Covid-19 tersebut. Pasar akan ditutup minimal hingga satu pekan ke depan.
Dia menjelaskan, Pasar Kebon Semai Sekip memang berhenti beroperasi sejak H-3 hingga H+4 Idul Fitri. Selama pasar belum beroperasi, pihak PD Pasar akan melakukan sterilisasi pasar dengan cara penyemprotan disinfektan dan melakukan protokol kesehatan lainnya berdasarkan instruksi gugus tugas.
"Ada sekitar 150 pedagang di Pasar Kebon Semai Sekip. Akan kami rencanakan juga untuk pemeriksaan terhadap seluruh pedagang. Kami prioritaskan dulu untuk pedagang yang dekat pasien meninggal itu. Sekitar ada 100 orang kita prioritaskan untuk diperiksa," kata Abdul.
Pihaknya pun saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap kegiatan terakhir pasien N sebelum dirawat. Berdasarkan penyelidikan sementara, sudah 10 hari lebih N tidak beraktivitas di pasar karena sakit.
"Tapi tetap kami antisipasi supaya tidak cepat menyebar. Selama PSBB, kami lakukan pengetatan dan pasar belum beroperasi. Tutupnya kami perpanjang mulai besok sterilisasi dan pedagang melalui koordinator paguyuban untuk penjadwalan pemeriksaan," tambah Abdul. (idz/bac)