5 Hari Masa Transisi, Jakarta Catat Rekor Baru Kasus Corona

CNN Indonesia
Selasa, 09 Jun 2020 17:09 WIB
Warga mengikuti test swab COVID-19 pada acara Program BNI Berbagi Swab Test gratis di Jakarta, Rabu (20/5/2020). BNI bekerja sama dengan jaringan Rumah Sakit Bunda dan JSK Group menggelar swab test COVID-19 secara gratis untuk 30.000 peserta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. Warga mengikuti test swab COVID-19 pada acara Program BNI Berbagi Swab Test gratis di Jakarta, Rabu (20/5/2020). (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di tengah masa transisi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat lonjakan kasus positif virus corona (Covid-19) hari ini merupakan yang terbanyak sejak diumumkan pertama kali pada Maret lalu.

Berdasarkan situs resmi pemantauan corona DKI Jakarta, Selasa (9/6), kasus positif bertambah 239 orang sehingga jika dikumulatifkan ada 8.276 orang positif Covid-19 di ibu kota negara saat ini.


Selain itu, tercatat 3.369 pasien dinyatakan sembuh dan 547 pasien meninggal dunia akibat virus yang telah menjadi pandemi ini.


Masih merujuk pada situs tersebut, sebelumnya lonjakan tertinggi terjadi pada 16 April 2020. Kala itu, penambahan kasus positif harian corona mencapai 223 orang.

Lonjakan kasus tertinggi juga sempat terjadi pada pertengahan Mei lalu. Tercatat pada 10 Mei ada penambahan 182 kasus, kemudian 14 mei dengan tambahan 180 kasus.

Padahal, dalam beberapa hari terakhir kasus corona di Jakarta sempat menurun. Kemarin misalnya, hanya terjadi penambahan 91 kasus positif dari hari sebelumnya. Meskipun, pada 7 Juni 2020 kasus sempat mengalami lonjakan tambahan sebanyak 160 pasien.

Kemudian, pada 6 Juni hanya ada tambahan 102 kasus positif, lalu 5 Juni sebanyak 84 kasus, dan terakhir 4 Juni yang sempat sangat rendah hingga hanya ada penambahan 61 kasus positif harian.


Berdasarkan catatan CNNIndonesia.com, jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta memang sempat kembali melonjak beberapa kali selama dua pekan setelah Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Periode dua pekan itu yakni pada 24 Mei 2020 hingga 7 Juni. Dalam rentang waktu itu, terjadi penambahan 1.318 kasus di Jakarta atau rata-rata bertambah 94,1 kasus per hari.

Meski demikian, secara total penambahan kasus selama dua pekan itu masih lebih sedikit dibandingkan dua pekan periode sebelumnya. Sejak 11-24 Mei, tercatat ada penambahan 1.366 kasus atau 97 kasus per hari.

Merujuk pada data harian Covid-19 versi Gugus Tugas Pusat, hari ini di Jakarta terdapat penambahan 232 kasus dari hari sebelumnya. Jika diakumulasikan, total pasien corona di Jakarta mencapai 8.123.

Jumlah tersebut kembali menjadi penambahan kasus yang terbanyak jika dibandingkan dengan provinsi lain. Catatan Pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Timur bertambah 220 kasus, lalu Sulawesi Selatan bertambah 180 kasus.

Ketiga Provinsi itu menjadi wilayah yang mencatatkan jumlah penambahan kasus harian mencapai tiga digit angka pada hari ini.

Infografis Aturan Kendaraan Berpenumpang Selama PSBB TransisiInfografis Aturan Kendaraan Berpenumpang Selama PSBB Transisi. (CNN Indonesia/Asfahan Yahsyi)


CNNIndonesia.com masih mencoba menghubungi Ketua Gugus Tugas Covid-19 DKI Jakarta Catur Laswanto untuk menanyakan analisis dari pemerintah daerah terkait penambahan kasus harian positif corona yang kembali melonjak di Jakarta.

Selain itu, pada Selasa ini merupakan hari kelima penerapan masa transisi PSBB di Jakarta yang berlaku mulai Jumat (5/6). Pada masa transisi ini sejumlah tempat usaha mulai beroperasi dan kegiatan sosial ekonomi lainnya juga diizinkan secara bertahap.

Sementara Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut kasus baru corona di Jakarta kini didominasi pekerja migran atau TKI yang pulang dari luar negeri. Pada akhir Mei lalu, Doni mengatakan jika kasus positif corona dari TKI tidak dihitung, maka kasus corona di Jakarta sudah jauh berkurang.

"Kita melihat Jakarta trennya sudah mengalami kemajuan positif. Data kasus yang terkonfirmasi positif itu sebagian besar kontribusi oleh pekerja migran dari luar negeri sejumlah 539 kasus," kata Doni dalam jumpa pers usai rapat terbatas beberapa waktu lalu. (mjo/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER