Juru Bicara Dinas Kesehatan Palembang Yudhi Setiawan mengatakan pihaknya melakukan tes terhadap 39 orang yang beraktivitas di pasar tersebut. Namun, hasil tes yang telah keluar baru untuk 25 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ia mengaku sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk karantina 20 orang itu di Wisma Atlet Palembang.
Meskipun jumlah kasus positif virus corona bertambah, Yudhi mengatakan tak bakal menutup operasional Pasar Kebun Sema. Menurutnya, kegiatan perekonomian warga tidak bisa dihentikan.
"Kalau perlu ada petugas khusus yang mengawasi jual-beli di sana," katanya.
Sementara itu Direktur Utama PD Pasar Palembang Djaya, Abdul Rizal mengatakan masih membuka pasar meskipun 25 orang sudah terkonfirmasi positif virus corona.
"Pasar sekarang buka seperti biasa, hanya protokol kesehatan yang kami perketat. Sterilisasi sudah kami lakukan, mudah-mudahan aman dan dapat beraktivitas seperti biasa," kata Rizal.
"Yang sakit pedagang tidak diperbolehkan jualan. Masyarakat pun diperiksa setiap masuk pasar. Ada petugas keamanan gabungan gugus tugas yang terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol PP berjaga di pasar," ujar Rizal.
Hingga Kamis (11/9), berdasarkan situs resmi Pemkot Palembang, jumlah kasus positif virus corona di Palembang mencapai 749 kasus. Jumlah tersebut terbanyak dari daerah lain di Sumsel. (idz/fra)