Ada Kasus Corona Ibu Melahirkan, Puskesmas Tes Swab 70 Bumil

CNN Indonesia | Jumat, 12/06/2020 15:37 WIB
Petugas melakukan swab test atau tes usap pada santri Pondok Pesantren Moderen Gontor Darussalam untuk melakukan di gedung Universitas Islam Negeri (UIN), Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, Kamis (11/6/2020). Sebanyak 138 santri yang berasal dari Sumatera Barat melaksanakan pengambilan tes usap sebagai salah satu syarat untuk kembali ke Pondok Pesantren Moderen Gontor Darussalam di Provinsi Jawa Timur. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/aww. Ilustrasi tes swab. (ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Puskesmas Kramat Jati menggelar tes usap atau swab terhadap 70 ibu hamil (bumil) di di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Dahlia, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (12/6) pagi.

Upaya itu dilakukan usai temuan kasus Corona pada seorang ibu yang baru melahirkan di Kelurahan Kampung Tengah, Kramat Jati, jakarta Timur, Kamis (11/6).

"Hari ini kita target 70 [tes swab] untuk bumil, karena di wilayah kita masih zona merah, ada RW 04, 02 sama RW 01," kata Lurah Tengah Tarmiji dikutip dari siaran CNN Indonesia TV, Jumat (12/6).


Ketiga RW itu masuk dalam wilayah zona merah yang ditetapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL).

Tarmiji mengatakan upaya itu dilakukan untuk memastikan kondisi Ibu hamil bebas dari infeksi virus corona, pasalnya saat ini syarat kelahiran wajib melampirkan surat bebas covid-19. Nantinya, hasil tes akan diumumkan segera kepada masing-masing Ibu hamil melalui telepon oleh Dinas Kesehatan setempat.

Salah seorang Ibu Hamil, Yani mengaku tes swab pagi ini merupakan pengalaman kali pertama baginya. Ia berharap banyak, kondisinya di tengah kehamilan yang memasuki bulan ke-8 akan sehat dan lancar sampai persalinan.

"Saya baru sekali ini [tes swab] karena persyaratan kelahiran harus ada surat sehat dan surat bebas dari Corona," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah membatasi mobilitas tiga kelompok usia yang rentan tertular Virus cCorona dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi DKI Jakarta.

Ketiga kelompok usia itu salah satunya yakni Ibu hamil. Dalam praktiknya, Pemprov DKI Jakarta telah melarang Ibu hamil, lansia dan balita untuk melakukan kegiatan di tempat rekreasi outdoor, salah satunya mengunjungi Ancol, yang akan kembali beroperasi pada 20 Juni mendatang.

(khr/arh)

[Gambas:Video CNN]