"Mereka pulang dari Sukabumi lanjut ke SPN (Sekolah Polisi Negara) Selopamioro Bantul," jelas Berty, Jumat (12/6).
Menurutnya, delapan kasus baru di SPN selopamioro ini merupakan hasil tracing massal di sana. Dari hasil rapid tes massal itu, sembilan reaktif, dan setelah menjalani tes swab, delapan dari mereka dinyatakan positif Covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda DIY, Yuliyanto menjelaskan, sebelumnya ada 19 Siswa Inspektur Polisi (SIP) yang baru kembali dari Sukabumi. Sesampainya di SPN Selopamioro Bantul, DIY, mereka menjalani rapid tes, dengan hasil lima reaktif.
Sekitar dua minggu kemudian, lanjut Yuli, mereka menjalani rapid tes kedua. Hasilnya ada tiga orang yang reaktif. Setelah ketiganya menjalani swab, salah satu dari mereka dinyatakan positif sehingga dirawat di RS Bhayangkara, dan sekarang sudah sembuh.
Rapid tes ketiga, sebut Yuli, hasilnya menunjukkan sembilan orang reaktif, kemudian di swab dan hasilnya delapan orang positif, dan sedang menjalani isolasi di RS Bhayangkara.
"Karena yang delapan sudah diisolasi di RS, maka yang lain tetap belajar di SPN," tegas Yuli. (sut/age)