Sebanyak 957 Pasien Positif Corona di Sumut Diisolasi

CNN Indonesia | Rabu, 17/06/2020 00:30 WIB
Petugas medis unit gawat darurat Melasari, menunjukkan ruang isolasi untuk pasien virus corona atau Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Slamet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (3/3/2020). RSUD Dr Slamet Garut merupakan rumah sakit rujukan bagi pasien virus corona di Jabar, dengan menyediakan satu ruang isolasi dan 29 dokter beserta puluhan perawat. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/aww. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) mencatat penambahan 25 pasien positif corona yang dirawat di rumah sakit hingga totalnya mencapai 957 pada Selasa (16/6).

"Hari ini ada penambahan 25 kasus positif sehingga totalnya sudah 957 orang. Kemudian sebanyak 143 orang pasien dalam pengawasan (PDP). Sedangkan pasien yang sembuh sudah mencapai 221 orang serta 67 orang meninggal dunia," kata juru bicara GTPP Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah.
Menurut Aris, masih banyak kelompok rentan yang tidak menyadari bahwa mereka mudah terinfeksi. Mereka tidak patuh menjaga jarak. Mereka juga tak menggunakan masker dan tidak rajin mencuci tangan.

"Proses penularan masih terjadi dan sumbernya berada di tengah masyarakat yang belum melaksanakan tindakan karantina dengan baik. Kita masih membutuhkan waktu. Keberhasilan penanggulangan Covid-19 ini sangat tergantung dari perilaku kita sendiri," katanya.



Aris mengatakan bahwa perilaku warga menjadi kunci keberhasilan melawan penyebaran virus Corona. Protokol kesehatan pun harus menjadi standar perilaku agar masyarakat bisa sehat dan aman beraktivitas.



"Penelitian menunjukkan bahwa menjaga jarak 1-2 meter dengan orang lain adalah cara ampuh mencegah risiko tertular," ucapnya.
Aris juga mengingatkan bahwa banyak orang yang tanpa gejala dan terkesan sehat, tetapi ternyata membawa virus Corona (Covid-19). Ia pun kembali mengingatkan agar warga tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.


"Gunakan masker dengan baik dan benar. Tidak sembarangan melepas masker, saat di kantor atau tempat orang ramai. Jika sakit, diminta untuk tetap di rumah. Sedangkan perilaku standar lainnya yang juga perlu diingat adalah etika batuk dan bersin dengan melipat siku atau tutup dengan tisu," katanya. (fnr/has)