Pilkada 2020, KPU Bakal Jemput Bola Ambil Suara Pasien Corona

rzr/bmw | CNN Indonesia
Jumat, 19 Jun 2020 05:25 WIB
Seorang pasien memasukan surat suara ke kotak suara pada pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di TPS 15 RSCM Jakarta, Rabu (19/4). (CNN Indonesia/ Hesti Rika) Ilustrasi petugas KPU mendatangi warga yang sakit tetapi ingin menggunakan hak suaranya (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan jajarannya bakal mendatangi pasien positif virus corona (Covid-19) yang memilik hak suara pada Pilkada Serentak 2020. Diketahui, pemungutan suara Pilkada 2020 dilakukan pada 9 Desember mendatang.

"Kalau dirawat di rumah sakit, maka kita layani di tempat dia dirawat. Sampai hari ini kalau kita melayani dengan cara di jemput itu di ruang yang ditentukan oleh pemerintah, di RS rujukan, kata Arief di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (18/6).

Arief mengatakan seluruh jajaran KPU akan mematuhi protokol kesehatan. Termasuk saat mendatangi pasien positif virus corona yang ingin memberikan suaranya pada Pilkada 2020.


Protokol kesehatan seperti cuci tangan, mengenakan masker akan senantiasa dilakukan. Selain itu, para pemilih juga akan diberikan sarung tangan plastik saat menggunakan suaranya. Baik yang didatangi KPU mau pun di tempat pemungutan suara (TPS).

"Untuk tinta, kami berikan metode lain dengan cara tetes dengan pipet tinta itu," kata dia.

Sementara untuk para petugas di tempat pemungutan suara (TPS)bakal dibekali sarung tangan karet, topi, pelindung wajah, masker, baju Hazmat, hand sanitizer hingga vitamin untuk kekebalan tubuh.

Protokol kesehatan bakal diterapkan ketat demi menjaga kepercayaan publik saat Pilkada 2020 digelar. Dengan begitu, pemilih merasa aman menggunakan hak pilihnya tanpa takut ancaman penularan virus corona.

"Bahwa melaksanakan aktivitas di masa pandemi selama protokol kesehatan di jalankan dengan ketat," kata dia.

Pilkada 2020 di 270 daerah akan tetap dihelat meski wabah virus corona belum dipastikan mereda dalam waktu dekat. DPR dan pemerintah sepakat pemungutan suara pilkada akan dilakukan pada 9 Desember.

Tahapan-tahapan Pilkada 2020 yang sempat ditunda kini juga bisa dilakukan kembali. Namun, semuanya harus dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan.

(bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER