Daftar Pemenang Lomba New Normal Rp168 Miliar, DKI Tak Masuk

CNN Indonesia | Selasa, 23/06/2020 08:27 WIB
Mendagri Tito Karnavian saat pemberian penghargaan Swasti Saba Kab/Kota Sehat 2019, di Kementerian Dalam Negeri. Jakarta, Selasa, 19 November 2019. CNNIndonesia/Adhi Wicaksono. Mendagri Tito Karnavian menyatakan DKI Jakarta tak masuk daftar daerah pemenang lomba simulasi new normal karena ada beberapa kondisi yang perlu dikaji ulang. (Foto: CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah telah mengumumkan 84 pemerintah daerah (pemda) pemenang lomba video simulasi tatanan normal baru alias new normal yang berhak mendapat total hadiah Rp168 miliar.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut pemenang pertama diganjar Rp3 miliar, pemenang kedua Rp2 miliar, dan pemenang ketiga Rp1 miliar. Setiap pemda diperbolehkan mengirim video untuk tujuh kategori yang ada.

"Sehingga total pemenang berjumlah 84, terdiri atas juara I, II dan III untuk 7 sektor kehidupan dan 4 klaster pemda dengan total hadiah DID Rp168 miliar," ucap Tito saat membuka Penganugerahan Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (22/6).


Tito menyebut ada 2.517 video yang diikutsertakan sejak lomba dimulai Jumat (29/5). Video dinilai oleh tim gabungan dari Kemendagri, Kemenkeu, Kemenkes, Kemenpan-RB, Kemenparekraf, Kemendag, Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19, dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan.

Mantan Kapolri itu bilang lomba ini dibuat untuk mengampanyekan new normal. Sebab menurutnya new normal adalah keniscayaan hingga vaksin virus corona ditemukan.

"Sebagai sesuatu yang baru maka tatanan ini memerlukan tahap pengenalan atau pra kondisi agar seluruh masyarakat siap dan mampu beradaptasi. Pra kondisi ini dilakukan dengan membuat protokol kesehatan di berbagai sektor kehidupan dan melakukan simulasi-simulasi," ucap Tito.


Dalam jajaran pemenang, sama sekali tak terlihat Provinsi DKI Jakarta. Padahal sejumlah daerah zona merah corona, seperti Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, masuk jajaran pemenang.

Tito menyebut alasan tak ada DKI di daftar pemenang karena ada kondisi-kondisi new normal DKI yang harus dikaji ulang. Dia tak merinci, tapi sempat menyinggung pelaksanaan car free day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia pada Minggu (21/6).

"Mengenai masalah DKI, saya kira DKI sudah banyak aktif untuk menyampaikan sosialisasi tentang new normal, tapi ya kita melihat perlu diwaspadai nanti masyarakat dengan adanya new normal dianggap semua sudah selesai," ujarnya.



Berikut daftar 84 pemenang Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 yang berhak atas hadiah total Rp168 miliar:

A. Sektor Transportasi Umum
Klaster Provinsi:
1. Jawa Timur
2. Bali
3. Kalimantan Tengah

Klaster Kota
1. Bengkulu
2. Banda Aceh
3. Semarang

Klaster Kabupaten
1. Sintang
2. Tegal
3. Tapanuli Utara

Klaster Kabupaten Tertinggal
1. Jayawijaya
2. Seram Bagian Barat
3. Kepulauan Sula

B. Sektor Tempat Wisata
Klaster Provinsi
1. Jawa Tengah
2. Jawa Timur
3. Sulawesi Selatan

Klaster Kota
1. Semarang
2. Bogor
3. Pare-pare

Klaster Kabupaten
1. Sintang
2. Gunung Kidul
3. Trenggalek

Klaster Kabupaten Tertinggal
1. Sigi
2. Rote Ndao
3. Seram Bagian Barat

C. Sektor Pelayanan Terpadu Satu Pintu
Klaster Provinsi
1. Sulawesi Tengah
2. Kalimantan Utara
3. Jawa Tengah

Klaster Kota
1. Bekasi
2. Bandung
3. Surabaya

Klaster Kabupaten
1. Trenggalek
2. Sinjai
3. Situbondo

Klaster Kabupaten Tertinggal
1. Nias
2. Seram Bagian Barat
3. Sumba Barat

D. Sektor Hotel
Klaster Provinsi
1. Jambi
2. Kalimantan Utara
3. Sulawesi Selatan

Klaster Kota
1. Pekanbaru
2. Surabaya
3. Semarang

Klaster Kabupaten
1. Trenggalek
2. Kebumen
3. Sintang

Klaster Kabupaten Tertinggal
1. Sumba Barat Daya
2. Seram Bagian Barat
3. Tojo Una-una

E. Sektor Restoran
Klaster Provinsi
1. Lampung
2. D.I. Yogyakarta
3. Jambi

Klaster Kota
1. Bogor
2. Tangerang
3. Jambi

Klaster Kabupaten
1. Trenggalek
2. Tabalong
3. Lumajang

Klaster Kabupaten Tertinggal
1. Sumba Barat Daya
2. Sumba Barat
3. Seram Bagian Barat

F. Sektor Pasar Modern
Klaster Provinsi
1. Jawa Timur
2. Lampung
3. D.I. Yogyakarta

Klaster Kota
1. Bogor
2. Sukabumi
3. Semarang

Klaster Kabupaten
1. Aceh Tamiang
2. Kebumen
3. Tulungagung

Klaster Kabupaten Tertinggal
1. Seram Bagian Barat
2. Belu
3. Nias

G. Sektor Pasar Tradisional
Klaster Provinsi
1. Bali
2. Sulawesi Selatan
3. Lampung

Klaster Kota
1. Bogor
2. Semarang
3. Palembang

Klaster Kabupaten
1. Banyumas
2. Lumajang
3. Semarang

Klaster Kabupaten Tertinggal
1. Limbata
2. Seram Bagian Barat
3. Pesisir Barat

(dhf/gil)

[Gambas:Video CNN]