Survei: Gibran-Purnomo Raih 91 Persen Suara di Pilkada Solo

CNN Indonesia | Jumat, 26/06/2020 07:26 WIB
Bakal calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kanan) berjabat tangan dengan pasangan bakal calon Wali Kota Solo Achmad Purnomo (tengah) dan Teguh Prakosa (kiri) usai menjalani uji kelayakan dan kepatutan penjaringan calon Wali Kota Solo di Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Senin (10/2/2020). Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Gibran Rakabuming Raka dan pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa sebagai bakal calon Wali Kota Solo pada Pilkada Solo tahun 2020. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj. *** Local Caption *** Achmad Purnomo- Berdasarkan hasil survei, Gibran Rakabuming Raka (kanan) unggul telak jika duet dengan Achmad Purnomo (tengah) dalam Pilkada Solo 2020. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Solo, CNN Indonesia --

Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka menang telak jika berpasangan dengan Wakil Wali Kota Achmad Purnomo dalam pemilihan kepala daerah Kota Solo 2020.

Hasil itu berdasarkan survei simulasi pasangan calon wali kota-wakil wali kota yang digelar Solo Raya Polling 14-20 Juni 2020. Dari survei tersebut, duet Gibran-Purnomo mengantongi suara 91 persen.

Direktur Solo Raya Polling, Suwardi mengatakan dalam survei ini pihaknya juga memasangkan Gibran dengan kandidat lain seperti Teguh Prakosa dan Ketua DPRD Solo Budi Prasetyo. Mereka melawan pasangan independen, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (BaJo).


"Hasilnya, Pasangan Gibran dipilih 91 persen responden, BaJo 1 persen, dan 7 persen responden tidak menjawab," kata Suwardi, Kamis (25/6).

Jika berpasangan dengan Teguh Prakosa, Gibran memperoleh suara 77 persen. Sedangkan duet Gibran-Budi Prasetyo hanya mendapat 74 persen suara.

"Catatan pentingnya adalah yang tidak menjawab meningkat drastis ketika Gibran dipasangkan dengan selain Purnomo. Untuk pasangan Gibran-Teguh, yang tidak menjawab 7 persen. Sedangkan pasangan Gibran-Budi melonjak menjadi 23 persen," katanya.

Solo Raya Polling juga mensimulasikan pasangan Gibran-Budi melawan Purnomo-Teguh dan Bagyo-Supardjo. Hasilnya, Gibran masih menang meski perolehan suaranya turun menjadi 53 persen.

Purnomo-Teguh di posisi kedua dengan perolehan suara 40 persen dan Bagyo-Supardjo hanya memperoleh 1 persen suara.

Namun, survei Solo Raya Polling tak mensimulasikan pasangan Purnomo-Gibran. Saat ditanya mengenai hal ini, Suwardi beralasan penempatan Purnomo sebagai calon wakil wali kota didasarkan atas berbagai analisis dan asumsi.

"Sehingga Purnomo tidak kami posisikan menjadi AD 1 saat kami pasangkan dengan Gibran," ujarnya.

Survei Solo Raya Polling ini melibatkan 1.008 responden dari 128 lokasi survei. Responden dipilih secara acak dari Daftar Pemilih Tetap (DPT). Survei tersebut memiliki margin of error 3,5 persen dengan tingkat signifikansi 95 persen.

Dalam survei ini, elektabilitas Gibran juga melonjak menjadi 55 persen. Menurut Suwardi, pandemi virus corona (Covid-19) menjadi salah satu faktor utama yang mendorong elektabilitas putra sulung Jokowi itu.

Menanggapi hal ini, Gibran mengucapkan terima kasih kepada warga Solo yang telah mengikuti survei tersebut. Hasil survei tersebut, lanjutnya, menjadi penyemangat untuk terus membantu warga yang terdampak Covid-19.

"Matur nuwun sanget (terima kasih banyak) untuk masyarakat Kota Solo yang telah memberikan penilaian dalam survei ini. Hasil survei ini akan saya jadikan pemompa semangat untuk lebih giat lagi khususnya dalam membantu Warga Solo yang terdampak pandemi Covid-19 ini," kata Gibran melalui pesan singkat.

(syd/fra)

[Gambas:Video CNN]